Sidang Cebongan, Tiga Sipir Jadi Saksi

Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 Bantul menghadirkan tiga sipir penjara Cebongan sebagai saksi pembantaian empat tahanan di penjara tersebut.

NUSANTARA

Selasa, 02 Jul 2013 21:20 WIB

Author

Febriana

Sidang Cebongan, Tiga Sipir  Jadi Saksi

cebongan, sidang

KBR68H, Yogyakarta - Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 Bantul menghadirkan tiga sipir penjara Cebongan sebagai saksi pembantaian empat tahanan di penjara tersebut. Mereka yang bersaksi adalah Kepala Keamanan Cebongan, Margo Utama, petugas jaga Indrawan Triwidiatno dan Supratikyo.

Menurut kesaksian Margo Utomo, saat mencoba masuk, para terdakwa mengaku mencari tahanan titipan dari Polda dengan membawa surat dari Polda. Dirinya melihat seorang pelaku membawa surat dengan kop logo Polda (Tribarta). Dia adalah Ucok Tigor Simbolon.

"Saksi melihat? Melihat logonya melihat, tapi untuk kepala kopnya saya kurang jelas tapi untuk kopnya saya melihat. Jadi saudara melihat ada logo dari Polda, sehingga saudara yakin mereka dari Polda ? Iya Ibu Hakim," kata Margo Utama di persidangan.

Sementara itu, terdakwa Ucok Tigor Simbolon membantah membawa surat berlogo Polri saat menyerbu penjara Cebongan. Kata Ucok, dia hanya membawa kertas kosong. Sementara itu saksi mengatakan , mereka berani datang ke sidang karena dianggap siap oleh tim psikolog.

Selama persidangan, ketiga saksi tetap didampingi oleh tim psikologi dan LPSK. Persidangan ini juga diwarnai permintaan maaf dari terdakwa Ucok Tigor, Sugeng Sumarwanto dan Kodik kepada tiga saksi, karena saat kejadian dipukul oleh terdakwa.

Editor: Suryawijayanti

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8