Polisi Usut Provokator Pembakaran Lapas Tanjung Gusta

KBR68H, Jakarta - Kepolisian Daerah Sumatera Utara membentuk tim investigasi khusus untuk mengusut kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta, Medan

NUSANTARA

Sabtu, 13 Jul 2013 12:55 WIB

Author

Novaeny Wulandari

Polisi Usut Provokator Pembakaran  Lapas Tanjung Gusta

lapas tanjung gusta, provokator, tim khusus polisi, portalkbr.com



KBR68H, Jakarta - Kepolisian Daerah Sumatera Utara membentuk tim investigasi khusus untuk mengusut kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta, Medan. Juru Bicara Polda Sumut, Raden Heru Prakoso mengatakan, polisi  akan menindak tegas pelaku pembakaran dan penjarahan properti Lapas Tanjung Gusta. (Baca: Empat Narapidana Terorisme Lapas Tanjung Gusta Belum Tertangkap)

" Ya tentunya berkaitan dengan rusaknya, terbakarnya dan hilangnya barang-barang milik Lapas kita akan lakukan investigasi dan penyelidikan-penyelidikan. Kita akan proses jika memang narapidana itu siapa yang melakukan pembakaran siapa yang melakukan penjarahan kita akan lalukan tindakan," ujar Heru saat dihubungi KBR68H.

Sebelumnya, data Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) menyebutkan uang sekitar Rp 100 juta dan puluhan senjata api raib dalam pembakaran Lapas Tanjung Gusta, Medan. Direktur Kemanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Joko Wibowo menjelaskan, puluhan senjata itu terdiri dari 10 senjata api laras panjang dan 15 senjata laras pendek. Kata dia, hingga kini intitusinya masih menginventarisir seluruh properti Lapas dan belum bisa mentaksir kerugian yang ditimbulkan kerusuhan Lapas tersebut.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10