Pantau Layanan Kesehatan, Dinkes Papua Bakal Aktifkan Radio Medic

NUSANTARA

Rabu, 10 Jul 2013 21:02 WIB

Author

Radio Swara Nusa Bahagia

Pantau Layanan Kesehatan, Dinkes Papua Bakal Aktifkan Radio Medic

Layanan Kesehatan, Dinkes Papua, Radio Medic

KBR68H, Jayapura - Dinas Kesehatan Papua akan mengaktifkan kembali radio komunikasi medic di wilayah pedalaman Papua. Radio itu untuk memantau ada atau tidaknya para medis di tempat tugasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Ones Wakur mengatakan radio komunikasi ini juga bertujuan untuk mengetahui ketersediaan obat-obatan didaerah.

“Program saya kedepan itu system control ada di SSB, radio komunikasi atau radio medic namanya. Kita akan pasang didaerah-daerah supaya mudah untuk mengontrol, apakah ada tenaga kesehatan disana atau tidak, terus apakah berbagai macam penyakit yang ada didaerah itu, apakah kekurangan obat dan lain-lain, kita kan itu gampang sekali dikontrol. Kalau tidak seperti itu, maka orang hidup disana kita tidak tau, apalagi tenaga kita mau drop, tidak tau,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Ones Wakur menambahkan selama ini petugas medis di pedalaman Papua tidak aktif bertugas. Sebab kepala daerah di tinggal kabupaten dan kota tidak pernah mengawasi. Menurutnya banyak kepala daerah yang kurang tanggap dengan adanya fasilitas yang harus diberikan kepada para medis tersebut.

Dinas Kesehatan mencatat masih ada ratusan kampung dari 4 ribuan kampung yang belum memiliki tenaga medis. Saat ini jumlah tenaga medis yang disebar ke Papua ada lebih dari 14 ribu-an orang.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19