Milyaran Rupiah Bantuan Korban Banjir Sultra Terhambat

KBR68H, Jakarta - Penyaluran bantuan untuk korban banjir di Sulawesi Tenggara terhambat akses yang sulit menuju lokasi pengungsian. Padahal Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB sudah mengirim bantuan senilai Rp2,7 miliar rupiah sejak tiga hari lalu.

NUSANTARA

Sabtu, 20 Jul 2013 17:04 WIB

Author

Abu Pane

Milyaran Rupiah Bantuan Korban Banjir Sultra Terhambat

Sulawesi Tenggara, banjir, Konawe, Kolaka

KBR68H, Jakarta - Penyaluran bantuan untuk korban banjir di Sulawesi Tenggara terhambat akses yang sulit menuju lokasi pengungsian. Padahal Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB sudah mengirim bantuan senilai Rp2,7 miliar rupiah sejak tiga hari lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Sulawesi Tenggara Zuhuri Mahmud mengatakan hingga saat ini korban banjir baru mendapat paket lauk pauk. Ia berharap agar bantuan bisa datang lebih cepat supaya bisa segera disalurkan ke korban banjir.

“Bantuan logistik itu belun semua tiba sampai hari ini karena terkendala ekspedisi di pesawat. Yang sudah tiba sudah langsung di drop ke Kabupaten. Yang sudah mengambil ini baru kota Kendari dengan Kabupaten Konawe,” ujar Zuhuri ketika dihubungi KBR68H di Kendari, Sabtu (20/7).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengucurkan dana siap pakai Rp 700 juta serta bantuan senilai Rp2 milliar berupa lauk-pauk, sandang, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Bantuan yang dikirim melalui kargo udara antara lain 3.600 paket tambahan lauk pauk, 120 paket sandang, 120 paket kebutuhan anak, 120 paket family kit, 500 paket peralatan dapur, 500 lembar selimut, 500 lembar tikar, dua unit perahu karet berkapasitas 8 orang, dua unit mesin 40 PK serta 5 set tenda pengungsi.

Banjir di beberapa Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tenggara seperti Kendari dan Konawe sudah terjadi sejak awal pekan lalu. Hingga saat ini dilapokan empat tewas dan ratusan rumah rusak.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Polemik TNI 'cawe-cawe' Copoti Baliho Rizieq Shihab

Kabar Baru Jam 8

Wagub DKI Ingatkan Sanksi Bagi Penolak Tes Covid-19 di Petamburan