Limbah Merkuri Tambang Rakyat di NTB Mengkhawatirkan

KBR68H, Mataram - DPRD NTB meminta pemerintah setempat untuk menindak penambangan emas tradisional ilegal yang mulai merusak lingkungan. Limbah proses pencarian emas secara tradisional itu dinilai sangat mengkhawatirkan.

NUSANTARA

Senin, 15 Jul 2013 23:02 WIB

Author

Zaenudin Syafari

Limbah Merkuri Tambang Rakyat di NTB Mengkhawatirkan

Limbah Merkuri, Tambang Rakyat, NTB, portalkbr.com


KBR68H, Mataram - DPRD NTB meminta pemerintah setempat untuk menindak penambangan emas tradisional ilegal yang mulai merusak lingkungan. Limbah proses pencarian emas secara tradisional itu dinilai sangat mengkhawatirkan. Anggota bidang lingkungan hidup DPRD Provinsi NTB Abdul Hadi meminta Dinas Pertambangan setempat meneliti dan mengawasi dampak aktifitas pertambangan yang diduga merusak air sungai dan laut.(Baca: Puluhan Perusahaan Tambang di NTB Tak Kantongi Izin)

”Ini kan tambang-tambang rakyat, itu beresiko sampai kemudian mohon maaf itu banyak tamu-tamu yang merasa ngeri untuk mendatangi lokasi-lokasi yang penggunaan merkuri yang tidak terkendali gitu kan”

Anggota bidang lingkungan hidup DPRD Provinsi NTB Abdul Hadi. Tambang rakyat dijumpai di wilayah Sekotong, Lombok Barat dengan lokasi yang menyebar. Selain itu, gunung prabu di Lombok Tengah juga menjadi sasaran para penambang ilegal karena diyakini memiliki kandungan emas. Sementara di pulau Sumbawa, tambang rakyat dijumpai di bukit Olat Labaong kabupaten Sumbawa

Editor: Nanda Hidayat



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal