Bagikan:

Kredit Konsumtif PNS Banyuwangi Capi 300 Miliar

KBR68H, Banyuwangi - Realisasi kredit multiguna yang diberikan Bank Jawa Timur kepada pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Banyuwangi mencapai Rp 300 miliar.

NUSANTARA

Sabtu, 13 Jul 2013 13:01 WIB

Author

Hermawan

Kredit Konsumtif PNS Banyuwangi Capi 300 Miliar

Kredit Konsumtif, PNS, Banyuwangi, portalkbr.com


KBR68H, Banyuwangi - Realisasi kredit multiguna yang diberikan Bank Jawa Timur kepada pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Banyuwangi mencapai Rp 300 miliar. Menurut Kepala Cabang Bank Jatim Banyuwangi, Riyanto, kredit tersebut merupakan kredit konsumtif yang dilakukan oleh PNS. Sebab sebagian besar mereka menggunakanya untuk membeli rumah, kendaraan bermotor hingga ongkos naik haji. Kata dia, realisasi kredit multiguna itu menempati posisi tertinggi dibandingkan kredit yang diajukan nasabah non-PNS. (Baca: BI: Kondisi Perbankan Nasional Tetap Solid)

“Sekarang kan komposisinya lebih tinggi konsumtif. Ke depan itu aturan dari BI itu secara bertahap itu diubah nanti. Diharapkan 2018 itu konposisinya itu 68 untuk produktif, 35 untuk konsumtif. Tapi yang konsumtif ini tidak bisa dikurangi, kita harus yang produktif ini yang digenjot gitu loh arahnya ke sana. Itu perbandinganya 40 persen untuk produktif 60, persen untuk konsumtif,” kata Riyanto.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Selamet Kariyono membenarkan, bila banyak PNS dilingkungan Pemkab Banyuwangi yang telah mengajukan kredit konsumtif.(Baca: Syarat Uang Muka Dinaikkan, Kredit Tetap Tinggi)

Meski begitu, dia memaklumi prilaku PNS tersebut. Kridit multiguna adalah kredit yang diberikan Bank Jatim kepada PNS, CPNS, hingga kepada pengsiunan dan purnawirawan TNI. Kredit itu diberikan tampa jaminan. Melainkan hanya menyerahkan surat keputusan pengangakatan sebagai pegawai di instansi terkait.

Editor: Nanda Hidayat

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending