Hati-hati, Makanan Kadaluarsa Masih Beredar di Kediri

Produk makanan dan minuman yang beredar di sejumlah pusat perbelanjaan kota Kediri, Jawa Timur, banyak kadaluarsa. Itu ditemukan dalam sidak Wali Kota Samsul Ashar, bersama petugas dinas perdagangan dan dinas kesehatan, di beberapa toko dan pusat perbelan

NUSANTARA

Jumat, 26 Jul 2013 18:33 WIB

Author

Radio Bonansa FM

Hati-hati, Makanan Kadaluarsa Masih Beredar di Kediri

makanan kadaluarsa, kediri

Produk makanan dan minuman yang beredar di sejumlah pusat perbelanjaan kota Kediri, Jawa Timur, banyak kadaluarsa. Itu ditemukan dalam sidak Wali Kota Samsul Ashar, bersama petugas dinas perdagangan dan dinas kesehatan, di beberapa toko dan pusat perbelanjaan.
 
Samsul Ashar mengatakan, produk makanan dan minuman kadaluarsa berpotensi membahayakan konsumen. Para penjual maupun produsen seharusnya hanya menjual produk yang tidak melampaui batas kadaluarsa, sekaligus memberikan pemahaman kepada konsumen terkait barang dibeli.
 
Ada dua lokasi sidak gabungan Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan, yang dipimpin langsung wali kota, yaitu pusat perbelanjaan di jalan Hayam Wuruk dan Jalan Hasanudin kota Kediri . Dalam sidak itu petugas menemukan produk makanan dan minuman kadaluarsa yang di antaranya terdapat pada parcel Lebaran.

Dari temuan itu, petugas langsung meminta pengelola pusat perbelanjaan menarik produk kadaluarsa dari peredaran. Anehnya dalam sidak itu, para pengelola pusat perbelanjaan tidak mengetahui ada produk makanan dan minuman kadaluarsa. Mereka berdalih hanya menjual barang kiriman dari produsen.

Sumber: radio Bonansa Kediri

Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pegawai KPK Berstatus ASN, Independensi KPK Terancam