Dinkes Riau: Kualitas Udara Sudah Tidak Mengganggu Kesehatan

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi Riau mengklaim aktivitas sebagian besar warga Riau sudah kembali normal pasca bencana kabut asap. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin mengatakan, aktivitas warga sudah normal kembali setelah kualitas

NUSANTARA

Minggu, 07 Jul 2013 14:29 WIB

Author

Danu Mahardika

Dinkes Riau: Kualitas Udara Sudah Tidak Mengganggu Kesehatan

Riau, kabut, asap, polusi

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi Riau mengklaim aktivitas sebagian besar warga Riau sudah kembali normal pasca bencana kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin mengatakan, aktivitas warga sudah normal kembali setelah kualitas udara saat ini sudah membaik dan tidak lagi mengganggu kesehatan.

Itu ditandai dengan berkurangnya kunjungan ke pusat layanan kesehatan.

"Jadi sudah terjadi penurunan yang signifikan untuk kunjungan di pelayanan kesehatan dasar tentang keluhan mengenai kabut asap ini. Baik itu serangan asma, ISPA, iritasi mata dan kulit. Itu sudah berkurang drastis. Sepertinya sudah kembali ke kondisi semula. Tadi pagi itu indeks kualitas udara sudah di bawah 100 (ambang batas berbahaya). Sudah tidak ada lagi asap yang mengganggu aktivitas kita," jelasnya saat dihubungi KBR68H, Minggu (7/7)

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zainal Arifin menambahkan, meski sudah berangsur normal, namun saat ini masih ada sejumlah warga yang berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit akibat kabut asap.

Tapi Zainal memastikan, mereka yang berobat adalah adalah pasien rawat jalan yang sedang dalam pemulihan, dan bukan pasien baru yang terganggu kabut asap.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10