Dalam Setahun, Jumlah Bank Sampah di Yogyakarta Dua Kali Lipat

KBR68H, Yogyakarta - Sebanyak 40 bank sampah di kota Yogyakarta dinilai berhasil secara signifikan menurunkan volume sampah selama 6 bulan terakhir ini. Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan selain dinilai mampu menurunkan volume sampah, 40 bank

NUSANTARA

Sabtu, 20 Jul 2013 13:04 WIB

Author

Febriana

Dalam Setahun, Jumlah Bank Sampah di Yogyakarta Dua Kali Lipat

Bank sampah, Yogyakarta, DIY

KBR68H, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta mengklaim volume sampah di daerah itu menurun drastis dengan adanya bank sampah.

Sebanyak 40 bank sampah di kota Yogyakarta dinilai berhasil secara signifikan menurunkan volume sampah selama 6 bulan terakhir ini. Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan selain dinilai mampu menurunkan volume sampah, 40 bank sampah juga tertinggi dalam transaksi jual-beli sampah.

Bagi 40 bank sampah berprestasi, Pemkot Yogyakarta memberikan bantuan operasional berupa tas pilah dan alat timbangan sampah.

"Sebenarnya ini merupakan apresiasi kami bagi para pengelola bank sampah. Saya menyebut mereka itu direktur bank sampah, karena di sana ada kegiatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di tengah–tengah masyarakat, sehingga sampah tidak dibuang melainkan menghasilkan manfaat ekonomi," kata Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

Sejak tiga tahun terakhir jumlah bank sampah di Yogyakarta meningkat tajam. Di tahun 2012, jumlahnya sekitar 61 bank sampah. Namun saat ini mencapai 129 bank sampah yang tersebar hingga tingkat Rukun Warga (RW).

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Yogyakarta, Irfan Susilo mengatakan beberapa tabungan uang yang diperoleh dari hasil penjualan sampah mampu mencapai jutaan rupiah. Jumlah ini dipastikan akan terus mengalami peningkatan tajam.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rawan Kriminalisasi Kelompok Rentan, Aktivis Minta RKUHP Ditolak