Bantul Bentuk Tim Ahli Cagar Budaya

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul, Yogyakarta akan membentuk tim ahli untuk mempelajari dan menilai suatu objek berupa benda maupun bangunan yang dapat disebut sebagai cagar budaya.

NUSANTARA

Rabu, 03 Jul 2013 17:55 WIB

Author

radio star jogja

Bantul Bentuk Tim Ahli Cagar Budaya

bantul, yogyakarta, tim ahli, cagar budaya

KBR68H, Bantul - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul, Yogyakarta akan membentuk tim ahli untuk mempelajari dan menilai suatu objek berupa benda maupun bangunan yang dapat disebut sebagai cagar budaya.

“Untuk memastikan bangunan masuk cagar budaya itu harus ada tim ahli yang menilai, dan hingga saat ini dinas masih proses ke sana (pembentukan tim),” kata staf Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan, Bidang Kebudayaan, Disbudpar Bantul Devi Puspitasari.

Menurut dia, sesuai dengan Undang-Undang tentang Cagar Budaya, untuk penetapan bangunan cagar budaya oleh bupati atau gubernur sebelumnya harus melalui penilaian tim ahli yang terdiri dari budayawan dan arsitektur.

“Tim ahli tersebut, diharapkan dapat dibentuk di tiap daerah. Namun demikian jika tidak ada di suatu daerah bisa menggunakan tim ahli dari provinsi atau nasional untuk mempelajari situs atau benda yang diduga cagar budaya,” katanya.

Ia mengatakan, pembentukan tim diupayakan karena setidaknya pihaknya telah melakukan pendataan terhadap bangunan atau benda maupun situs bersejarah di daerah ini hingga akhir 2012 lalu. Dari pendataan ditemukan sebanyak 214 objek yang diduga cagar budaya.

Menurut dia, dinas tidak mentargetkan kapan tim ahli cagar budaya mulai terbentuk, namun pihaknya berupaya secepatnya mengingat kondisi objek diduga cagar budaya karena memiliki nilai sejarah itu kondisinya sebagian besar kurang terawat.

“Hampir 75 persen objek tersebut tidak terawat, bahkan ada beberapa bangunan yang berubah fungsi, seperti di Palpabang seharusnya dijaga keasliannya namun malah dicat untuk keperluan komersil suatu produk,” katanya.

Sumber: radio Star Jogja  

Editor: Antonius Eko

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18