Bagikan:

Aceh Bakar Bawang Selundupan dari Malaysia

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Banda Aceh memusnahkan dua ton bawang merah ilegal. Bawang merah itu disita bea cukai dari dari pelabuhan Ule Lhue Banda Aceh, 16 April lalu.

NUSANTARA

Kamis, 25 Jul 2013 17:12 WIB

Author

radio Antero

Aceh Bakar Bawang Selundupan dari Malaysia

bawang merah, selundupan, malaysia, aceh

KBR68H, Banda Aceh - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Banda Aceh memusnahkan dua ton bawang merah ilegal. Bawang merah itu disita bea cukai dari dari pelabuhan Ule Lhue Banda Aceh, 16 April lalu.

Kepala Bea cukai Banda Aceh Beni Novri mengatakan bawang itu masuk dari Malaysia dan diselundupkan melalui pelabuhan bebas Sabang.

“Beratnya ada dua ton dalam 215 karung, namun karena sudah lama sudah mulai menyusut. Ada juga kita sisihkan tiga karung untuk pengadilan. Ini melanggar dari sisi kepabeanannya karena ada pungutan Negara yang tidak tersampaikan dan peraturan karantina,” lanjutnya.

Beni menambahkan bawang merah ilegal itu diselundupkan dengan menggunakan kendaraan L-300. Supir L-300 yang berinisial AS saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di LP Banda Aceh.

Lebih lanjut Beni menjelaskan, selain bawang merah ilegal, bea cukai  juga menyita majalah porno, obat-obatan dari Malaysia, dan sejumlah handphone.

Sumber: radio Antero

Editor: Antonius Eko 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Haruskah Ikut Program Pengungkapan Sukarela?