Stafsus Jokowi Minta Pemprov Jatim Prioritaskan Vaksinasi Bagi Disabilitas

"Alokasi vaksinasi bagi disabilitas diproritaskan bagi Warga Jawa Timur. Bangkit ekonomoi disesuaikan bagi kemampuan ekonomi warga disabilitas, sehingga di saat pandemi bisa bertahan hidup,"

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 15 Jun 2021 13:36 WIB

Author

Budi Prasetiyo

Stafsus Jokowi Minta Pemprov Jatim Prioritaskan Vaksinasi Bagi Disabilitas

ilustrasi vaksinasi covid-19

KBR, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta agar memberikan prioritas kepada penyandang disabilitas, untuk mendapatkan vaksinasi Covid 19.

Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia juga meminta Pemprov Jatim memberikan bantuan ekonomi kepada penyandang disabilitas, agar bisa tetap bertahan hidup saat pandemi covid-19.

"Alokasi vaksinasi bagi disabilitas diproritaskan bagi Warga Jawa Timur. Bangkit ekonomoi disesuaikan bagi kemampuan ekonomi warga disabilitas, sehingga di saat pandemi bisa bertahan hidup," katanya, saat pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak di Surabaya, kemarin.

Dalam pertemuan itu Angkie juga meminta dukungan Pemprov Jawa Timur karena pada akhir Tahun 2021 akan dibentuk Komisi Nasional Disabilitas. Pembentukan komisi ini berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2020 tentang Komisi Nasional Dibasilitas.

Saat ini, jumlah penyandang disabilitas di Jawa Timur mencapai 4 juta jiwa.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menambahkan, Pemerintah Provinsi Jatim akan memberikan prioritas vaksinasi kepada kaum disabilitas dan lanjut usia (lansia).

"Hingga saat ini sudah 26 persen lansia di Jawa Timur yang mendapatkan vaksinasi covid-19," tambahnya.


Editor: Kurniati Syahdan.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10