covid-19

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Banyuwangi Mencapai Ratusan

Mayoritas terjadi dalam rumah tangga.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 08 Jun 2021 11:59 WIB

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Banyuwangi Mencapai Ratusan

Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Foto: badungkab.go.id

KBR, Banyuwangi- Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, masih cukup tinggi. Kepala Kepolisian Resor Kota Banyuwangi, Arman Asmara Syarifudin mengatakan per bulan ada puluhan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani polisi. Total ada 240 kasus yang ditangani Polresta Banyuwangi selama satu tahun.

Arman mengklaim, kasus kekerasan perempuan dan anak yang dilaporkan ke Polresta Banyuwangi berhasil dituntaskan dan pelaku mendapatkan hukuman sesuai ketentuan. Kasus-kasus tersebut sebagian besar dilaporkan oleh masyarakat, ada juga kasus yang berasal dari penyelidikan anggota polisi.

“Dari data kalau berhubungan anak dan wanita, kalau anak yang berhubunganya ada pelecehan seksual, anak dijadikan sebagai sarana pelecehan seksual hampir di rata-rata di Kabupaten Banyuwangi itu di dalam satu bulan itu kita melaksanakan penanganan kasus tersebut hampir sekitar 15 sampai 20 kasus di dalam per bulan,” ujar Arman Asmara Syarifudin, Senin (7/6/2021).

Kepala Kepolisian Resor Kota Banyuwangi, Arman Asmara Syarifudin menjelaskan bentuk kekerasan tersebut antara lain kekerasan seksual, fisik, dan psikis. Mayoritas terjadi dalam rumah tangga.

Arman mengklaim, dalam penanganan kasus, polisi tidak hanya memproses pelaku saja, tetapi juga memberi pendampingan dan penyembuhan dari trauma kepada para korban.

Apresiasi

Penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak di Banyuwangi mendapatkan apresiasi dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA). Kordinator TRC PPA Jeny Claudya Lumowa mengatakan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak di Banyuwangi patut dicontoh daerah lain. Menurutnya, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Polresta Banyuwangi, cepat dan tuntas, alhasil tidak ada yang terbengkalai.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Digelar?

Kabar Baru Jam 8

Wisata Sehat di Tengah Pandemi

Desa Wisata Tak Kehilangan Pesona