covid-19

29 Ribu Jemaah Calon Haji Jateng Gagal Berangkat

"Mereka juga sudah divaksin, sangat disayangkan sekali, tapi harap bersabar lagi,"

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 04 Jun 2021 14:46 WIB

Author

Anindya Putri

29 Ribu Jemaah Calon Haji Jateng Gagal Berangkat

Ilustrasi jemaah haji. (Foto: Antara)

KBR, Semarang - Sebanyak 29 ribu jemaah calon haji asal Jawa tengah kembali gagal berangkat ke Tanah Suci, Makkah tahun ini.

Pasalnya, pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah calon haji di musim haji 2021 Masehi/1442 Hijriah.

Baca: Indonesia Putuskan Tak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng, Musta'in meminta jemaah calon haji untuk bersabar dan menerima dengan keputusan Pemerintah yang mempertimbangkan kesehatan jemaah di tengah pandemi covid-19.

"Tidak semua yang sudah daftar belum bisa melunasi dari 30 ribu lebih yang bisa melunasi ada 29 ribu. Seharusnya mereka bisa berangkat ke Tanah Suci Tahun 2020 kemarin karena ada pandemi ditunda, lalu tahun ini juga ditunda. Harapannya bisa berangkat besok Tahun 2022," ungkap Musta'in, Jumat (04/06/21).

Musta'in mengatakan, 29 ribu jemaah haji di Jateng itu bahkan telah melunasi ongkos naik haji dan melakukan vaksinasi. Sebagaimana syarat keberangkatan jemaah calon haji berangkat ke Makkah.

"Mereka juga sudah divaksin, sangat disayangkan sekali, tapi harap bersabar lagi," jelasnya.

Kanwil Kemenag Jateng, lanjutnya, memberikan 2 pilihan bagi jemaah calon haji yang gagal berangkat.

Pertama mengizinkan jemaah menarik semua biaya haji dengan catatan nomor antrean akan hangus dan mendafar lagi dari awal.

Kedua, jemaah calon diizinkan menarik uang pelunasannya saja, sehingga jika ingin berangkat haji di tahun depan, mereka tinggal melunasi kekurangan biayanya saja.

Baca juga: Pemerintah Batalkan Ibadah Haji 2021, Keluarga dan Calon Jemaah Kecewa

"Ada 2 pilihan yang ditawarkan jika ingin menarik uangnya kembali. Untuk pilihan pertama risikonya jemaah harus mendaftar dari awal, dan harus menunggu 28 tahun untuk bisa kembali berangkat. Itu kami serahkan kepada calon haji," pungkas Musta'in.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7