Pasca Bom Kartasura, Polisi Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Merak

"Kami meminta supaya anggota meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik yang sekiranya mencurigakan," ujar Kapolres Cilegon.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 04 Jun 2019 14:40 WIB

Author

Adi Ahdiat

Pasca Bom Kartasura, Polisi Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Merak

Kendaraan pemudik tujuan Sumatera antre masuk kapal di Pelabuhan Merak, Banten, Senin dini hari (3/6/2019). (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A/foc)

KBR, Jakarta - Setelah terjadi aksi percobaan bom bunuh diri di Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, kepolisian memperketat pengamanan di sejumlah wilayah, termasuk di Pelabuhan Merak, Banten.

Menurut pantauan Antara, ada peningkatan jumlah aparat yang berjaga di Pelabuhan Merak pada Selasa (4/6/2019).

"Pengamanan ini juga sebagai antisipasi terjadinya gangguan keamanan pasca terjadinya bom bunuh diri di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, yang dapat membahayakan calon penumpang," kata Kapolres Cilegon, Rizki Agung Prakoso, seperti dikutip Antara (4/6/2019).

Kapolres Rizki mengaku sudah memerintahkan seluruh personel meningkatkan kewaspadaan.

"Kami meminta supaya anggota meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik yang sekiranya mencurigakan," ujarnya.


60 Personel Tambahan

Untuk pengamanan antisipasi teror di Pelabuhan Merak, kepolisian telah menurunkan 30 personel dari tim Jawara gabungan Reskrim dan Sabhara bersenjata lengkap.  Ada juga penambahan 30 personel dari Gegana Brimob Polda Banten.

Mereka ditempatkan tersebar di seluruh area dermaga, dengan membuat grup berisi 2 – 4 orang.

Sebelumnya, ASDP menyebut sudah ada sekitar 135 ribu orang yang menyeberang ke Sumatera dari Pelabuhan Merak. Ada juga sekitar 14 ribu unit motor serta 15 ribu unit mobil yang diangkut.

(Sumber: ANTARA)

Editor: Agus Luqman
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Pekan Diplomasi Iklim

Pekan Diplomasi Iklim

Kabar Baru Jam 18