Khofifah Minta Tim Survei Tindak Importir Penyelundup Sampah Plastik di Jawa Timur

Amerika adalah negara yang paling banyak menyelundupkan sampah rumah tangga ke Indonesia.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 11 Jun 2019 13:03 WIB

Author

Budi Prasetiyo

Khofifah Minta Tim Survei Tindak Importir Penyelundup Sampah Plastik di Jawa Timur

Ilustrasi : Sampah Plastik (Foto: Antara)

KBR, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta tim survei lebih teliti memeriksa barang impor agar tak ada sampah plastik yang diselundupkan ke Indonesia, khususnya Jawa Timur. 

Khofifah meminta agar lembaga survei tegas memberi sanksi kepada importir yang terbukti memasukkan barang yang tidak sesuai spesifikasi.

"Sampah yang ada bahan baku kertas di dalamnya ditemukan plastik. Lembaga survei manapun harus lebih teliti dan harus memberikan punishment kalau barang yang diimpor itu tidak sesuai dengan nota," katanya di Gedung Grahadi pada Selasa (11/6/2019).

Selain meminta importir lebih teliti, Khofifah juga berharap ada revisi mengenai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) mengenai jenis barang yang boleh impor juga direvisi. Dikhawatirkan, aturan tersebut bisa dipergunakan importir untuk mengimpor sampah yang mengandung plastik. Kondisi itu dinilai akan membahayakan lingkungan karena sampah plastik tidak bisa diurai.

"Regulasi Permendag harus cepat direvisi karena menimbulkan multitafsir. Ini sampah bahan baku kertas, di dalamnya ditemukan plastik," tambahnya.

Khofifah juga sudah menyampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) soal sampah plastik yang sudah masuk ke Jawa Timur. Kata dia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena memang perizinan impor sampah plastik itu berada di tangan pemerintah pusat.

"Ibu menteri sudah sangat jelas kalau ada sampah impor plastik terbukti maka menteri LHK akan mengembalikan itu ke negara asal," tandasnya.

Sebelumnya, LSM Lingkungan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) bersama The Party Department menemukan ribuan ton sampah plastik yang diselundupkan melalui impor bahan baku kertas dari berbagai negara. Amerika menjadi negara yang paling banyak menyelundupkan sampah rumah tangga ke Indonesia. Modusnya adalah memasukkan sampah-sampah rumah tangga ke dalam bahan baku kertas. Dalam setahun Amerika bisa menyelundupkan 150 ribu ton sampah rumah tangga ke Indonesia.


Editor : Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Pemerintahan Amerika Serikat Terancam Tutup Setelah Gagal Meloloskan RUU Negara Anggaran Jangka Panjang

Rencana Pembangunan Kereta Cepat Jakarta - Surabaya