Tol Solo-Kertosono Dibuka, Kemacetan Solo Diperkirakan Berkurang 20 Persen

"Tol Solo-Kertosono yang dibuka saat arus mudik berlangsung dampaknya luar biasa bagi lalu lintas di Solo," kata Kepala Dinas Perhubungan Solo, Yosca Herman.

BERITA , NUSANTARA

Rabu, 29 Jun 2016 15:24 WIB

Author

Yudha Satriawan

Tol Solo-Kertosono Dibuka, Kemacetan Solo Diperkirakan Berkurang 20 Persen

Sejumlah kendaraan pribadi melintas di Jalan Tol Solo-Kertosono di wilayah Sawahan, Ngemplak, Boyolali, Rabu (29/6/2016). Meski pembangunan belum selesai, sejumlah ruas tol dibuka untuk memecah kepada

KBR, Solo - Angka kemacetan lalu lintas saat arus mudik di Solo Jawa Tengah diperkirakan berkurang 10-20 persen, dengan dibukanya jalan tol Solo-Kertosono.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat mengatakan pemberlakuan tol Solo-Kertosono menjadi alternatif jalur arus mudik yang melintasi kota Solo.

Menurut Yosca, sejumlah wilayah di perbatasan Solo memang menjadi pintu masuk tol Solo-Kertosono selama arus mudik berlangsung.

"Adanya Tol Solo-Kertosono yang dibuka saat arus mudik berlangsung dampaknya luar biasa bagi lalu lintas di Solo," kata Yosca, Rabu (29/6/2016).

"Berdasarkan survey yang kita lakukan, saat arus mudik memang karakter para pemudik masuk atau melintas di Solo itu, mereka berhenti. Mereka ngelencer (jalan-jalan), menikmati kuliner, belanja yang khas Solo. Tapi dengan adanya Tol ini, prediksi kami kemacetan akan berkurang 20 persen. Jalur tol ini kan diminati angkutan barang," lanjut Yosca.
 
Data Pemkot Solo memprediksi jumlah kendaraan yang melintas di Solo saat arus mudik mencapai 8,6 juta unit per hari. Jumlah ini hampir tiga kali lipat dari jumlah kendaraan di Solo hari biasa. 

Tol Solo-Kertosono, tepatnya ruas Solo-Sragen dibuka untuk jalur mudik mulai hari ini, saat lebaran memasuki H-7.

Meski pengerjaan baru selesai 40 persen, namun ruas tol sepanjang 25 kilometer itu dibuka hingga nanti 7 Juli. Pada saat arus mudik jalur tol dibuka satu arah, dari pintu masuk Klodran (Karanganyar) dan keluar di Pungkruk (Sragen).

Selanjutnya, pada 8 Juli sampai 14 Juli, saat dimulai arus balik, jalur dibuka dari arah sebaliknya, dari Sragen menuju Karanganyar. Namun jalur hanya boleh digunakan untuk kendaraan kecil. Sedangkan kendaraan umum dan angkutan barang belum diperbolehkan melintas tol Solo-Ngawi tersebut.

Jalan Tol Solo-Kertosono juga hanya dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, karena masih minimnya rambu-rambu jalan, lampu penerangan jalan serta masih ada proyek jalan yang belum selesai.

Editor: Agus Luqman  
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pansel Capim KPK Diminta Tak Loloskan Kandidat Bermasalah