Longsor, Mensos Minta Pemda di Jateng Sediakan Lahan Relokasi

"Kalau mereka sudah punya lahan terkomunikasikan kapan proses pembangunannya. Baru relokasinya. Kemensos kebagian hunian tetapnya"

BERITA | NUSANTARA

Senin, 27 Jun 2016 21:21 WIB

Longsor, Mensos Minta Pemda  di Jateng  Sediakan Lahan Relokasi

Ilustrasi: Longsor di Puworejo, Jateng. (Foto: Antara)

KBR, Malang- Menteri Sosial Khofifah Indar  Parawansa meminta pemerintah daerah menyediakan lahan untuk relokasi korban bencana alam. Setelah lahan terpenuhi, akan dibangun permukiman bagi korban bencana alam. Proses pembangunan permukiman korban bencana alam akan dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB.

Relokasi dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Diutamakan di daerah yang rentan terjadi bencana alam seperti Purwokerto, Banjarnegara, dan Subang.

 

"Kalau mereka sudah punya lahan terkomunikasikan kapan proses pembangunannya. Baru relokasinya. Kemensos kebagian hunian tetapnya, ada kasus alat-alat dapur yang pokok sebetulnya alat-alat dapur," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar  Parawansa, Senin (27/06).

Bencana tanah longsor di Jawa Tengah pekan lalu menyebabkan 47 tewas dan 15 orang hilang. Terdapat lima titik longsor yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Tengah Tersiksa tapi Tampak Tegar

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7