Bagikan:

Banjir Rob Terjang Pesisir Trenggalek

Di pantai Cengkrong misalnya, banjir rob merendam 60 warung.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 08 Jun 2016 18:56 WIB

Banjir Rob Terjang Pesisir Trenggalek

Kondisi banjir rob di pesisir Trenggalek Jawa Timur, Selasa (06/08). (Foto: Adhar/KBR)

KBR, Trenggalek- Banjir rob menerjang sejumlah pantai di pesisir selatan Trenggalek, Jawa Timur, mengakibatkan puluhan kios dan warung milik warga terendam. Banjir rob juga menyebabkan sejumlah kapal nelayan mengalami kerusakan.

Banjir kali ini merata terjadi di tiga kawasan pesisir Trenggalek, yakni kecamatan Watulimo, Munjungan dan Kecamatan Panggul.

Di pantai Cengkrong, Kecamatan Watulimo, misalnya, banjir rob merendam sekitar 60 warung yang berjajar di pinggir pantai. Menurut salah satu pedagang, Sumini, banjir kali ini mencapai ketinggian lebih dari setengah meter.
"Semua warung di sini terendam, ada sekitar 60-an warung, tidak bisa aktifitas jualan sama sekali," katanya, Selasa (06/08).

Menurut salah seorang warga, Suprihatin, banjir rob sudah terjadi selama dua hari terakhir, namun kondisi paling parah terjadi pada hari ini. Menurutnya, terjangan banjir mengakibatkan sejumlah peralatan warung mulai dari meja kursi serta perabot lainnya banyak rusak.

"Ini termasuk terbesar, kalau biasanya pada saat musim pasang juga naik, hanya saja tidak sampai seperti ini. Untuk yang dua hari terakhir ini cukup besar," kata Suprihatin.

Terjangan banjir serupa juga terjadi di pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Pantai Konang, Kili-kili Kecamatan Panggul, dan pantai Blado dan pantai Ngampiran di Kecamatan Munjungan. Selain merendam warung,  banjir juga mengakibatkan sejumlah kapal nelayan yang sedang bersandar di kawasan pantai ikut terbawa arus banjir dan mengalami kerusakan.

Di sisi lain banjir rob juga berdampak langsung terhadap kunjungan wisata, hampir di seluruh kawasan wisata pantai di Trenggalek mengalami penurunan jumlah wisatawan yang datang.

Editor: Dimas Rizky 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending