Bagikan:

Bahaya, Banyak Bus Angkutan Lebaran di Jombang Gunakan Ban Vulkanisir

Petugas Dishub Jombang menemukan bus tidak laik jalan karena menggunakan ban vulkanisir atau ban aus yang sudah direkondisi atau dipres dengan pelapis baru.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 21 Jun 2016 13:38 WIB

Bahaya, Banyak Bus Angkutan Lebaran di Jombang Gunakan Ban Vulkanisir

Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang merazia bus di terminal, menjelang musim mudik lebaran 2016. (Foto: Muji Lestari/KBR)

KBR, Jombang – Menjelang musim mudik lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Jawa Timur merazia angkutan lebaran di Terminal Bus Kepuhsari, Jombang.

Dalam razia itu, petugas Dishub menemukan bus tidak laik jalan karena menggunakan ban vulkanisir atau ban aus yang sudah direkondisi atau dipres dengan pelapis baru. Ban vulkanisir dianggap berbahaya karena mudah meledak atau terkelupas lagi.

Selain itu sejumlah bus juga ditemukan dalam kondisi kaca depan pecah.

Kepala Dinas Perhubungan Jombang, Imam Sudjianto mengatakan razia itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa angkutan umum selama arus mudik maupun balik lebaran mendatang.

Kondisi kendaraan fit diharapkan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kondisi angkutan tidak layak.

Imam menjelaskan, bagi bus yang kondisinya mengalami kecacatan dan surat-suratnya tidak lengkap petugas dari Kepolisian langsung memberikan sangsi tilang di tempat. Sedangkan bagi bus yang masih membandel tidak segera memperbaiki kondisi kelayakannya, terancam bakal dicabut trayeknya.

"Ada [yang menggunakan] ban vulkanisiran, tetapi masih ditolelir karena ban belakang. Kemudian kaca pecah, jadi diberi surat tilang. Penilangan itu diharapkan dalam waktu satu-dua minggu. Kalau sampai dengan sidang itu dianggap sanksi, jadi kalau nanti peringatan itu sudah satu,dua, tiga kali sudah tidak diindahkan itu mungkin akan dicabut trayeknya. Dan itupun tidak menjadi kewenangan saya, tetapi kewenangan Dishub Provinsi," kata Imam Sudjianto, Selasa (21/6/2016).

Satu per satu bus yang masuk area Terminal Kepuhsari Jombang diperiksa petugas. Mulai dari kaca, kondisi ban, lampu, klakson, bodi kendaraan, kondisi mesin hingga kelengkapan surat-suratnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Imam Sudjianto mengimbau para penumpang apabila mendapati sopir yang ugal ugalan segera melapor. Sopir sembrono bisa mengancam keselamatan penumpang dan pengguna jalan.

Razia akan terus dilakukan hingga memasuki masa mudik lebaran pekan depan.

Editor: Agus Luqman 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Kemarau Tiba, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan