Akses ke Surabaya Dari Benowo-Gresik, Macet

Macet karena jalan berlubang

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 29 Jun 2016 14:38 WIB

Author

Ali Sugiarto

Akses ke Surabaya Dari Benowo-Gresik, Macet

Jalan berlubang di jalur mudik akses Surabaya via kecamatan Benowo ke Gresik selatan dan Lamongan selatan, mengakibatkan kemacetan (Foto: Ali Sugiarto/KBR)

KBR, Gresik- Jalur mudik akses Surabaya via kecamatan Benowo ke Gresik selatan dan Lamongan selatan terhambat karena lubang sedalam 30 Cm dengan luas 2 meter. Hal itu mengakibatkan arus dari arah Surabaya (arah timur) dari Menganti (selatan), dari Cerme (barat dan utara), macet hingga 3 kilometer.

Menurut penuturan warga dan sopir angkot, lubang itu akibat hujan deras dan got yang tidak memadai. Air dari pembuangan itu pun meluap hingga ke jalan raya. Apalagi, jalur tersebut sering dilalui truk dan trailer dengan jumlah yang cukup banyak.  Maka, dalam beberapa hari, sudah menjadi lubang yang cukup dalam.

Pengakuan sopir angkot, sudah sekitar 5 hari jalan tersebut berlubang. Dampaknya adalah berkurang setoran atau pendapatan,"Biasanya bisa dapat 3 sampai 4 pulang pergi. Ini hanya dapat 2 PP saja sudah bagus. Kalau dirupiahkan ya hilang sekitar Rp 100.000 dan banyak truk yang patah as di lokasi tersebut," jelas Saipul angkot jurusan Cerme-menganti.

Sementara itu warga setempat membenarkan saluran air yang kurang berfungsi. Bahkan sehari-hari, pasti terjadi kemacetan saat berangkat kerja dan sekolah, "Banyak motor yang jatuh."

Pantauan di lokasi, tidak ada aparat yang berjaga di lokasi. Sementara kemacetan hingga 4 Km terjadi yang menuju ke arah Cerme.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pegawai KPK Berstatus ASN, Independensi KPK Terancam