SPSI Kobar Keberatan Dengan Adanya Panitia Adhoc

Pasalnya, panitia adhoc dinilai berat sebelah dan cenderung memenangkan pihak pengusaha ketimbang berpihak pada buruh.

BERITA , NUSANTARA

Senin, 01 Jun 2015 12:40 WIB

Author

Alex Gunawan

SPSI Kobar Keberatan Dengan Adanya Panitia Adhoc

Buruh yang mengikuti perayaan hari buruh sedunia (May Day) di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (1/5/2015). Foto: Antara

KBR, Pangkalan Bun - Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Husni Taufik merasa keberatan dengan adanya panitia adhoc dalam pengadilan hubungan industrial. Pasalnya, panitia adhoc ini dinilai berat sebelah dan cenderung memenangkan pihak pengusaha ketimbang berpihak pada nasib buruh.

"Untuk pengadilan hubungan industrial, ini kami sangat keberatan dengan adanya pengadilan adhoc ini, sangat memberatkan pekerja, bukan selama ini menang untuk pekerja, habis lalu selalu dikalahkan," kata Husni saat ditemui KBR di Aula Pemkab Kobar, Senin (1/6/2015).

Menurut Husni, Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan salah satu perkara yang sering dibawa ke pengadilan hubungan industrial. Meski begitu, tidak ada sanksi berarti bagi beberapa perusahaan yang terbukti melanggar peraturan terkait THR ini.

Husni meminta agar tahun ini, pemerintah benar-benar mengawasi dan menindaktegas bagi perusahaan nakal yang nekad tidak membagikan THR sesuai dengan peraturan.

Editor: Malika
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 8

10 Anak Tersangka Kerusuhan 22 Mei Layak Mendapat Diversi

Kabar Baru Jam 7

News Beat

Kabar Baru Jam 20