covid-19

Solo Mulai Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

Pasar murah di Solo jauh lebih murah 30 persen dibanding harga di pasar atau swalayan saat bulan puasa dan Lebaran.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 23 Jun 2015 19:26 WIB

Gelar Pasar murah di Solo. Foto: KBR/ Yudha Satriawan

Gelar Pasar murah di Solo. Foto: KBR/ Yudha Satriawan

KBR, Solo- Sekitar seribu warga mengantri di sejumlah tenda di Laweyan Solo dengan membawa kertas kupon untuk ditukar dengan paket gratis bungkusan plastik berisi beras, gula, minyak goreng, dan ikan segar. Ada pula warga yang membeli paket subsidi sembako dengan harga 50 ribu rupiah.

Salah seorang warga pembeli paket sembako bersubsidi, Tatik, mengatakan paket sembako ini berisi beras, gula, minyak goreng, mie instan, dan lainnya. Harga ini, tegas Tatik, jauh lebih murah 30 persen dibanding harga di pasar atau swalayan apalagi saat bulan puasa dan Lebaran.

“Saya beli paket sembako 50 ribu rupiah, ini dapat beras, gula, minyak goreng, dan mie instan, ya kalau dibanding harga di pasar atau swalayan ini jauh lebih murah, kalau dihitung harga totalnya bisa 80 ribu rupiah lah,” kata Tatik.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Pemerintah Propinsi Jawa tengah, Whitono mengatakan pasar murah ini untuk mengantisipasi melonjaknya harga sembako jelang Lebaran. Menurut Whitono, pasar murah digelar di berbagai daerah di Jawa Tengah hingga jelang Lebaran nanti.

“Pasar murah ini kita gelar di sejumlah daerah di Jawa tengah, kemarin di Ungaran, hari ini di Solo, besok di Kota Semarang, dan Magelang. Ini baru pasar murah dari badan Ketahanan Pangan pemerintah Propinsi Jateng loh, masih banyak pasar murah yang juga digelar instansi lain antara lain Disperindag maupun dinas koperasi pemprop Jateng, malah lebih banyak lokasinya," ujarnya.

"Ini untuk menstabilkan harga bahan pangan pokok masyarakat, ini kan menjelang Lebaran, biasanya harga kebutuhan pangan pokok naik. Kalau menjelang hari raya keagamaan, termasuk Lebaran, kebutuhan masyarakat pada bahan pangan melonjak. Kita juga antisipasi melalui pasar murah ini agar produk pangan yang kadaluarsa maupun berbahan baku palsu, seperti yang merebak isu beras plastik, merica palsu, dan sebagainya tidak beredar di pasaran. Kita waspadai supaya masyarakat bisa mendapat bahan pangan yang terjangkau dan aman dikonsumsi,” kata Whitono pada KBR, Selasa, (23/6)

Ada sekitar 200 paket sembako gratis senilai 67 ribu rupiah dan 800 paket sembako murah bersubsidi senilai 83 ribu rupiah untuk masyarakat di Solo. Setiap paket sembako subsidi, berisi 5 kilogram beras, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 1 liter. Paket tersebut harganya 50 ribu rupiah.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?