covid-19

Mensesneg: Laporan Evaluasi Menteri Tak Harus Diumumkan ke Publik

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebutkan laporan evaluasi seluruh menteri yang diberikan kepada presiden tidak harus dipublikasikan kepada masyrakat.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 19 Jun 2015 14:50 WIB

Author

Erric Permana

Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Foto: Antara

Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebutkan laporan evaluasi seluruh menteri yang diberikan kepada presiden, tidak harus dipublikasikan kepada masyrakat. Sebab, laporan evaluasi tersebut hanya untuk data tambahan presiden untuk memaksimalkan kinerja menterinya.

Saat ditanya apakah data tersebut menjadi pertimbangan presiden untuk merombak menterinya, dia mengaku tidak tahu. "Tidak tahu saya, kita tunggu saja komentar presiden. Tapi tidak harus bahwa tidak selalu laporan dari menteri itu diumumkan. Yang penting presiden tahu dan presiden bisa memacu kementerian mana yang bisa dikawal lebih banyak," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengaku tidak mengetahui kapan presiden akan selesai mengevaluasi laporan tersebut dan sampai berapa lama. "Wah saya tidak tahu itu," tambahnya.

Sebelumnya, seluruh Menteri Kabinet Kerja telah menyerahkan laporan evaluasi kinerja mereka kepada Presiden Joko Widodo, kemarin. Presiden hanya memberikan waktu dua hari kepada para menterinya untuk menyusun laporan pertanggungjawaban dan program kerja enam bulan kedepan.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Fasilitas Jalan Aman di Indonesia

Menyorot Klaster Covid-19 pada Pembelajaran Tatap Muka

Kabar Baru Jam 10