Kompolnas Pantau Penyidikan Kasus Angeline

Tim dari Kompolnas langsung menuju Direskumum Polda Bali tempat proses penyidikan para tersangka dan saksi.

BERITA | NUSANTARA | NUSANTARA

Senin, 15 Jun 2015 19:41 WIB

Author

Yulius Martony

Kompolnas Pantau Penyidikan Kasus Angeline

Tim dari Kompolnas. Foto: Yulius Martony KBR

KBR, Bali- Edi Saputra Hasibuan Komisioner Kompolnas mendatangi Polda Bali guna memastikan penyidikan atas kasus tewasnya Angeline berjalan baik. Tim dari Kompolnas mendatangi Direskumum Polda Bali tempat proses penyidikan para tersangka dan saksi.

"Tentunya kita ingin kasus ini cepat dituntaskan juga ini masalah hukum dan kami ada di sini untuk memberikan kepastian hukum dan itulah kami datang ke sini tentunya tugas kami memberikan semacam support supervisi kepada penyidiknya agar kasus ini cepat tuntas dan juga masyarakat senang karena telah ditangani profesional", ujar Edi, Senin (15/6/2015)

Kata dia kepolisian tidak bisa ceroboh dalam menangani kasus ini terlebih kepolisian saat ini kesulitan untuk mendapatkan alat bukti yang syah. Dia melihat kepolisian harus bekerja keras untuk mengungkapkan dan menemukan fakta-fakta baru. Terkait lambatnya proses penyidikan, dirinya mengaku akan menanyakan hal itu ke Polda dan ke Polres Denpasar.

Tim dari Kompolnas akan berada di Bali hingga rabu depan guna memantau proses penyidikan. Hingga malam ini kepolisian baru menetapkan tersangka AG dalam kasus pembunuhan Angeline dan tersangka M dalam kasus penelantaran anak. Hingga malam ini kepolisian memeriksa beberapa saksi dalam kasus pembunuhan Angeline. 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ragam Bisnis Sustainable Fashion

Kabar Baru Jam 8

Akses Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas termasuk Orang dengan Kusta

Menyoal Kriteria Pemberian Vaksin Booster Covid-19