Ingin Bondowoso Maju, Jangan Takut Dikritik Media

Banyak masalah di Bondowoso yang mungkin tidak Pemkab ketahui.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 09 Jun 2015 14:45 WIB

Author

Friska Kalia

Ilustrasi kritik media terhadap pemerintahan. Foto: Antara

Ilustrasi kritik media terhadap pemerintahan. Foto: Antara

KBR, Bondowoso – Asisten I Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Agung Trihandono meminta segenap jajaran pejabat publik di lingkup Pemerintahan untuk tidak takut manakala mendapatkan kritik dari media. Menurut Agung, kritik dari media diperlukan untuk menginspirasi para pengambil kebijakan agar mampu merumuskan solusi yang tepat untuk berbagai masalah yang terjadi di Bondowoso.

“Banyak masalah di Bondowoso yang mungkin tidak Pemkab ketahui, atau ada sudut pandang lain yang bisa menginspirasi Pemkab untuk bekerja lebih baik. Saya bahkan menginginkan media lebih cermat dan jeli dan menginformasikan sesuatu sehingga menginspirasi pengambil keputusan untuk menemukan solusinya,” kata Agung Trihandono saat ditemui KBR, Selasa (9/6/2015).

Dikatakan Agung sesuai tugas dan fungsinya media memang harus menjadi kontrol atas kebijakan yang diambil oleh Pemerintah. Agung bahkan mengatakan ada beberapa perubahan kebijakan ke arah yang lebih baik yang merupakan hasil dari kritik media massa.

“Jadi saya juga sekaligus mengingatkan, satu kata saja, kalau mau Bondowoso maju, jangan anti dikritik media,” tegasnya.

Selain untuk menjadi kontrol atas berbagai kebijakan publik, Agung juga sepakat bahwa media merupakan cara yang pas bagi Pemerintah untuk mempromosikan berbagai keunggulan dan potensi yang dimiliki daerah. Apalagi saat ini perkembangan media massa sudah sangat pesat sehingga memudahkan para pemangku kebijakan untuk memilih media yang sesuai untuk promosi.

“Asalkan sesuai dengan aturan, saya rasa sah saja media dimanfaatkan sebagai media promosi. Sepanjang apa yang di promosikan memang sesuai dengan fakta dan kenyataan, jadi tidak dibikin –bikin,” pungkasnya. 

Editor: Malika
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 15

Menguasai Manajemen Amarah

Kabar Baru Jam 7

Wacana Jokowi Presiden 3 Periode