Arak Terkontaminasi Racun Tikus, 11 Warga Kabupaten Sanggau Tewas

Berdasarkan laporan tim Polres Kabupaten Sanggau, wadah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan arak sebelumnya dipakai tempat menyimpan racun tikus.

BERITA | NUSANTARA

Minggu, 21 Jun 2015 13:56 WIB

Author

Jayanti Mandasari

Arak Terkontaminasi Racun Tikus, 11 Warga Kabupaten Sanggau Tewas

Ilustrasi Miras

KBR, Pontianak - Kepolisian Kalimantan Barat memastikan 11 warga Kabupaten Sanggau akibat racun tikus. Sebelumnya, belasan orang itu diduga meninggal akibat meneggak arak. Kapolda Kalimantan Barat, Arief Sulistiyanto, mengatakan, berdasarkan laporan tim Polres Kabupaten Sanggau, wadah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan arak sebelumnya dipakai tempat menyimpan racun tikus.

"Kita membuktikan bahwa memang betul para korban ini meminum arak dari yang bersangkutan dan itu tidak steril. Jadi, ini yang harus diatur sehingga ada dasar hukum bagi kita," ujar Brigjend (Pol) Arief Sulistiyanto kepada KBR di Pontianak, Minggu (21/6/2015).

Arief Sulistiyanto menambahkan, pacsa kejadian itu, pihaknya memperketat pengawasan terhadap pembuatan arak secara swadaya oleh masyarakat. Mengingat, dalam prosesnya masyarakat tidak mengenal standarisasi kadar alkohol yang diperbolehkan hingga kebersihan berbagai peralatan yang digunakan.

“Kalau tuak (arak tradisional) itu digunakan untuk ritual saja atau untuk upacara adat saja digunakan untuk itu. Selain itu, ditindak tegas disita, supaya tidak menimbulkan korban seperti ini,” tambahnya.

Sementara, proses hukum terhadap produsen arak beracun di Kabupaten Sanggau masih berjalan. Tersangka akan dijatuhi hukuman sesuai undang-undang pangan dan KUHP yang berkaitan dengan perlindungan konsumen.



Editor: Quinawaty Pasaribu 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17