Pemkot Bogor Siapkan Penerimaan Siswa Secara Online

KBR, Bogor - Menjelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kota Bogor mengklaim telah siap untuk melakukan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online.

NUSANTARA

Jumat, 06 Jun 2014 19:44 WIB

Author

Rafik Maeilana

Pemkot Bogor Siapkan Penerimaan Siswa Secara Online

bogor, siswa, online

KBR, Bogor - Menjelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kota Bogor mengklaim telah siap untuk melakukan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. Hal itu sesuai dengan SK Gubernur Jawa Barat (Jabar) dimana setiap kota harus menerapkan sistem PPDB secara online.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan,  Pemkot Bogor adalah kota ke lima yang memulai sistem tersebut. Penyediaan PPDB Online itu dimulai dari tingkat SMP hingga SMA.

Secara teknis PPDB online ini juga bisa dilakukan dimanapun, namun setiap sekolah di Kota Bogor juga menyiapkan operator untuk penyediaan PPDB online jika masih ada masyarakat yang belum mengetahui cara pengunaannya. Selain itu, program ini juga sebagai bentuk untuk mengantisipasi adanya backing dari sekolah dalam penerimaan siswa, ataupun pungutan liar untuk memasukkan siswa tersebut secara mulus ke sekolah.

"Jadi siapa yang kompeten, siapa yang mampu bisa masuk dalam PPDB online. Tidak ada titipan, tidak dan main mata lagi dalam penerimaan peserta didik," kata Bima Arya pada wartawan, Jumat (06/06)

Bima melanjutkan, PPDB online itu akan diberlakukan khusus pada tingkat SMP dan SMA sementara tingkat SD masih menggunakan seleksi.

“Untuk pelaksanaan dari mulai PPDB online yakni 23 hingga 26 Juni. Pengumumannya pada 28 Juni, kemudian pada 3 hingga 4 juli dilakukan daftar ulang. Dan sesuai SK Walikota diperbolehkan mengajukan pengumuman setelah ada kuota dan daya tampung,” pungkas Ferry.

Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme