DPRD Kabupaten Kupang Gagas Pemakzulan Bupati

KBR, Kupang - Wakil Ketua DPR Kabupaten Kupang Yohanes Masse mengatakan DPR kabupaten Kupang akan melaporkan Bupati Ayub Titu Eki ke Menteri Dalam Negeri sebagai upaya memakzulkan pejabat daerah tersebut.

NUSANTARA

Minggu, 22 Jun 2014 09:39 WIB

Author

Silver Sega

DPRD Kabupaten Kupang Gagas Pemakzulan Bupati

bupati, pemakzulan, ayub, dprd

KBR, Kupang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur mengancam bakal memakzulan Bupati Kupang Ayub Titu Eki. Rencana itu digagas parlemen daerah setelah Bupati Ayub Titu Eki menolak menyampaikan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan maupun akhir tahun. Wakil Ketua DPR Kabupaten Kupang Yohanes Masse mengatakan DPR kabupaten Kupang akan melaporkan Bupati Ayub Titu Eki ke Menteri Dalam Negeri sebagai upaya memakzulkan pejabat daerah tersebut.

"Biasanya DPR yang menolak kalau ada substansi materi-materi yang menurut DPR ini tidak benar. Tapi yang terjadi laporan keterangan pertanggungjawaban bupati baik selama lima tahun maupun tahun terakhir. Ini bupati menolak untuk menyampaikan. Ini melanggar konstitusi," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yohanes Mase di Kupang, Sabtu (21/6).

Menurutnya, DPRD akan menyikapi keengganan bupati secepatnya karena telah melanggar sumpah jabatannya. Setelah laporan diserahkan ke pemerintah, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi diminta segera menindak Bupati Ayub Titu Eki. "DPR akan segera melaporkan bupati dan bisa berakhir pada impeachment bupati. Karena bupati telah melanggar sumpah janji kita akan segera laporkan ke Mendagri supaya Bupati yang melanggar sumpah janji harus ditindak," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kupang, Bupati Kupang Ayub Titu Eki menolak mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada DPRD. Penolakan tersebut disampaikan Bupati Ayub Titu Eki, dalam forum sidang DPRD Kabupaten Kupang. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yohanes Masse mengatakan, penolakan ini baru pertama kali terjadi dalam sejarah pemerintah kabupaten Kupang.

Editor: Irvan Imamsyah

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Tingginya Kasus Positif COVID-19 pada Anak

Cegah Krisis Pangan di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 8

Covid-19, IDAI Ungkap Kematian Anak Capai Ribuan Perminggu