Dolly Ditutup Malam Ini, Jalanan Siap Diblokir

Kelompok pro dan kontra penutupan lokalisasi ini bersiaga di lapangan.

NUSANTARA

Rabu, 18 Jun 2014 11:18 WIB

Author

Eko Widodo

Dolly Ditutup Malam Ini, Jalanan Siap Diblokir

Dolly, Surabaya, lokalisasi

KBR, Jakarta - Nanti malam, Dolly akan ditutup. Berdasarkan pemantauan di lapangan sejak pagi tadi, sejumlah wisma di lokalisasi terbesar di Asia Tenggara itu masih buka. Bahkan ada beberapa pos yang dijadikan tempat bagi mucikari dan para pekerja seks untuk menutup akses jalan menuju Gang Dolly dan Jarak. Total ada empat titik yang akan diblokir supaya tidak ada petugas yang masuk ke kawasan lokalisasi ini. 


Di lapangan, ada dua kelompok yang terpecah yaitu yang setuju dengan penutupan dan yang tidak setuju. Warga yang tidak setuju Dolly ditutup berada di Kelurahan Putat Jaya dan Kecamatan Sawahan. Mereka menilai rencana Pemerintah Kota Surabaya tidak cukup matang soal bagaimana mengatur Dolly pasca penutupan. Pemkot berencana membangun sentra PKL dan ekonomi kreatif. Sempat juga terjadi intimidasi kepada warga yang setuju untuk menutup lokalisasi. Sementara itu warga yang pro penutupan lokalisasi menilai keadaan di Dolly dan Jarak sudah meresahkan masyarakat.


Deklarasi penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak akan dilakukan malam ini pukul 19.00 WIB di Gedung Islamic Center. Sejumlah anggota Komisi D DPRD setempat menolak hadir di deklarasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya tersebut karena mereka merasa keputusan untuk menutup lokalisasi ini belum tepat waktunya. Menurut mereka, penutupan baru bisa dilakukan kalau Pemkot Surabaya sudah menepati janji membangun Pusat PKL, rumah kreatif, juga perpustakaan dan taman untuk mengganti perekonomian warga di dua lokalisasi tersebut. 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini