Bagikan:

Anggota DPRD Balikpapan Bakal Dapat Pin Emas 23 Karat

Anggaran untuk pengadaan pakaian dinas bagi 45 anggota DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur periode 2009-2014 mencapai miliaran rupiah.

NUSANTARA

Selasa, 17 Jun 2014 11:52 WIB

Anggota DPRD Balikpapan Bakal Dapat Pin Emas 23 Karat

dprd balikpapan, pakaian dinas, pin emas

KBR, Balikpapan - Anggaran untuk pengadaan pakaian dinas bagi 45 anggota DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur periode 2014-2019 mencapai miliaran rupiah.


Sekretaris DPRD Kota Balikpapan Jumali mengatakan, anggaran yang dialokasikan dalam APBD Kota Balikpapan mencapai Rp 1,3 miliar yakni untuk empat stel pakaian sipil lengkap (PSL), pakaian sipil harian (PSH), pakaian dinas harian (PDH) dan pakaian dinas upacara (PDU)


Menurutnya, masing-masing anggota DPRD juga akan mendapat lencana atau pin dewan terbuat dari emas 23 karat dengan berat lima gram yang mencapai Rp 657 juta berdasarkan harga perhitungan sendiri (HPS).


Dia menyebut, dana yang cukup fantastis untuk pakaian dinas dan lencana dewan tersebut, dianggapnya masih wajar dan sudah sesuai perhitungan.


"Biasa aja rutin pakaian untuk namanya anggota (DPRD) baru harus disiapkan pakaian, lencananya. Ada semua anggarannya, pakaian dan lencana. Pakaiannya Rp 1 miliar lebih untuk semua anggota dewan," kata Jumali. 


Jumali menambahkan, jumlah itu diluar anggaran untuk pelantikan. Namun, dia tidak menyebut jumlah  anggaran yang dikeluarkan untuk pelantikkan anggota DPRD Balikpapan yang baru.


Dia memastikan pelantikan anggota DPRD Kota Balikpapan dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus mendatang. Pelaksanaan pelantikan akan dilaksanakan di gedung Dome, Balikpapan yang akan dihadiri sekitar 4000 undangan.


Editor: Antonius Eko 


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Rendahnya Serapan APBN hingga Penghujung 2022

Most Popular / Trending