Ahok: DKI Bisa Bangun Transportasi Terintergrasi dengan Dana Rp 60 Triliun

KBR, Jakarta - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bisa membangun moda transportasi berbasis rel dengan anggaran Rp 60 triliun.

NUSANTARA

Kamis, 26 Jun 2014 16:41 WIB

Author

Catrina Sinaga

Ahok: DKI Bisa Bangun Transportasi Terintergrasi dengan Dana Rp 60 Triliun

ahok, DKI, MRT, LRT

KBR, Jakarta - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bisa membangun moda transportasi berbasis rel dengan anggaran Rp 60 triliun.


Dana itu untuk membangun jalur kereta api dan Light Rapid Transit atau kereta jarak pendek. Bekas Bupati Bangka Belitung itu ingin proyek itu ditangani PT KAI. Ahok juga ingin mengintegrasikan MRT, LRT, Kereta Api, dan Bus Transjakarta ke dalam satu tiket tunggal.


“Hitunglah. Anda mau Rp 30 triliun untuk kereta api, anggaplah kereta api Rp 30 triliun.  Karena kalau mau bikin semua, 50 atau 60 triliun saya kira tak jadi masalah kalau properti gabung semua. Harusnya, kasih aja kereta api bangun. Kayak sekarang loop line ini," kata Ahok di Hotel Pullman Jakarta Pusat, Kamis (26/3).


"Loop line ini belum angkat semua kan. Kenapa nggak mau naikin kayak gambir semua gitu. Ini baru sebagian. Kalau kereta api yang keluar duit, dia nggak sanggup,” lanjutnya.


Ahok menambahkan, transportasi terintegrasi ini nantinya akan terhubung dengan bandara, tempat wisata, semua stasiun kereta api, mall, dan kantor-kantor besar di Jakarta. Kini Ahok akui pembangunan MRT telat satu atau dua bulan. Tapi secara keseluruhan, Ahok melihat semua masih sesuai rencana. 


Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17