Warga Syiah Bersikeras Bertahan di GOR Sampang

KBR68H, Jakarta - Warga Syiah Sampang Madura memilih bertahan di Gor Sampang, meski Pemerintah Kabupaten berencana mengusir mereka malam ini.

NUSANTARA

Rabu, 19 Jun 2013 20:14 WIB

Author

Novaeny Wulandari

Warga Syiah Bersikeras Bertahan di GOR Sampang

warga syiah, sampang, tetap bertahan, GOR Sampang

KBR68H, Jakarta - Warga Syiah Sampang Madura memilih  bertahan di Gor Sampang, meski Pemerintah Kabupaten berencana mengusir mereka malam ini. Pendamping warga Syiah, Hertasning Ichlas mengatakan, warga Syiah tidak akan terprovokasi dengan  acara Istiqosah yang akan diadakan esok. Ia menduga, acara itu digunakan pemerintah daerah untuk mempercepat pengusiran warga Syiah.

"Yang salah satu agendanya menolak aliran sesat ini adalah sebuah dalil, sebuah percepatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang dan Pemprov Jatim untuk mempercepat, rencana sejak awal merelokasi pengungsi Syiah yang ada di Gor Sampang. Karena itu acara Istiqosah ini memang momentum buat mereka untuk meminta dan mendesak pengungsi yang ada di Sampang segera keluar atas nama kehawatiran jaminan keamanan yang akan terjadi," ujar Hertasning saat dihubungi KBR68H.

Hertasning menambahkan, acara Istiqosah tersebut akan menghadirkan massa dari beberapa kabupaten di sekitar Sampang. Ia menambahkan acara Istiqosah tersebut berada berdekatan dengan Gor Pengungsi Syiah Sampang. Selain itu penjagaan dari aparat keamanan saat ini di sekitar Gor Sampang meningkat.

Sebelumnya, hampir satu tahun warga Syiah di Sampang, Madura mengungsi dari rumah mereka ke GOR Sampang. Mereka terusir setelah  diserang kelompok anti Syiah pada Agustus tahun lalu. Sebelumnya, perwakilaan Syiah tiba di Jakarta dengan mengendarai  sepeda. Mereka berniat menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa lembaga lain untuk membicarakan kasus intoleransi yang menimpa mereka.

Editor; Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik