Polisi Diminta Selidiki Aksi Mogok di Tanjung Priok

Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut Indonesia (Depalindo) meminta Polisi mengusut kemungkinan adanya provokator di balik aksi mogok kerja pelaku jasa angkutan pelabuhan di Tanjung Priok.

NUSANTARA

Selasa, 04 Jun 2013 07:32 WIB

Author

Danu Mahardika

Polisi Diminta Selidiki Aksi Mogok di Tanjung Priok

pengusaha, monopoli, pelabuhan, PT Pelindo II, tanjung priok

KBR68H, Jakarta - Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut Indonesia (Depalindo) meminta Polisi mengusut kemungkinan adanya provokator di balik aksi mogok kerja pelaku jasa angkutan pelabuhan di Tanjung Priok.

Ketua Depalindo, Toto Dirgantoro mengatakan pihak Pelindo II sudah mengklarifikasi bahwa anak perusahaannya tidak akan merambah usaha angkutan truk seperti yang selama ini dikeluhkan. Jadi seharusnya tidak ada alasan lagi untuk melakukan mogok kerja.
 
"Depalindo menyampaikan hal ini kepada pemerintah dan mendesak pemerintah khususnya mabes Polri. Kita minta ini diusut tuntas karena kita tidak mau kalau ada tindakan subversif yang merugikan ekonomi nasional kita dan merugikan kalangan dunia usaha. Dan juga kita mendesak pemerintah khususnya gubernur melalui kepala dinas perhubungan untuk memberikan sanksi pada angkutan yang tidak melakukan operasi karena terkait izin operasi mereka ada di dinas perhubungan," ujarnya.

Ketua Depalindo, Toto Dirgantoro menambahkan aksi mogok angkutan pelabuhan ini mengakibatkan barang-barang komoditas terhambat pengirimannya. Selain itu, biaya penumpukan karena penundaan pengiriman ini membuat pihak importir maupun eksportir rugi besar. Kata dia total kerugian karena aksi mogok ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?