Pengamat: Perbaiki Infrastruktur di Kepulauan Seribu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memperbaiki berbagai sarana infrastruktur untuk meningkatkan pariwisata di Kepulauan Seribu. Perbaikan potensi pariwisata di Kepulauan Seribu sebelumnya dimintakan Gubernur DKI Jakarta Jokowi saat Jumat pekan (7/6) la

NUSANTARA

Selasa, 11 Jun 2013 10:52 WIB

Author

Green Radio

Pengamat: Perbaiki Infrastruktur di Kepulauan Seribu

Infrastruktur, Kepulauan Seribu

KBR68H, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memperbaiki berbagai sarana infrastruktur untuk meningkatkan pariwisata di Kepulauan Seribu. Perbaikan potensi pariwisata di Kepulauan Seribu sebelumnya dimintakan Gubernur DKI Jakarta Jokowi saat Jumat pekan (7/6) lalu melantik Bupati Kepulauan Seribu yang baru, Asep Sarifudin.

Menurut pengamat pariwisata Johnnie Sugiarto, sarana infrastruktur yang harus diperbaiki, misalnya sarana transportasi ke Kepulauan Seribu.

“Misalnya menyediakan akomodasi yang lebih banyak, jadi pemerintah harus menyediakan kapal yang lebih besar sehingga lebih banyak mengangkut penumpang ke sejumlah pulau. Listrik yang cukup, air bersih, transportasi antar pulau serta penanaman pohon untuk lebih banyak menyerap air. Ini yang harus diperhatikan,” kata Johnnie Sugiarto.

Sementara, terkait jual beli pulau, kata Johnnie, pemprov harus tegas dengan status dan sertifikat tanah di sejumlah pulau.

“Kalau jual beli lahan itu sih sah-sah saja. Cuma memang Pemprov DKOI harus tegas soal ini sehingga aset itu tetap ada ditangan Pemerintah Jakarta,” ujarnya.

Sumber: Green Radio
Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka