Pasca Bom Poso, Kapolda NTB Perintahkan Seluruh Kapolres Siaga

Menyusul serangan bom bunuh diri yang mengguncang Polres Poso, jajaran Polres se NTB langsung siaga.

NUSANTARA

Selasa, 04 Jun 2013 15:24 WIB

Author

Radio Global FM Lombok

Pasca Bom Poso, Kapolda NTB Perintahkan Seluruh Kapolres Siaga

bom poso, NTB, siaga

KBR68H, Mataram- Menyusul serangan bom bunuh diri yang mengguncang Polres Poso, jajaran Polres se NTB langsung siaga. Kapolda NTB, Mochammad Iriawan, bahkan menginstruksikan seluruh Polres memperketat penjagaan dan memeriksa setiap orang yang masuk ke markas.

Perintah siaga itu langsung disampaikan Kapolda beberapa saat setelah ledakan bom bunuh diri di Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 08.25 Wita.  Meski kejadian itu hanya menewaskan pelaku bom bunuh diri, Kapolda meminta jajarannya meningkatkan kewaspadaan.

"Sehubungan dengan kejadian tersebut, saya sudah meminta seluruh Kapolres agar mengambil langkah-langkah konkrit untuk antisipasi jangan sampai kejadian itu terjadi di daerah kita,"kata Kapolda.

Langkah konkrit itu disebutnya dengan menjaga ketat dan mengamankan markas masing-masing Polres. Asrama Polri juga dimintanya dijaga ketat.  Koordinasi internal  ditingkatkan dengan melakukan giat personil. Selain internal, juga eksternal berkoordinasi  dengan lintas sektoral , tokoh agama dan tokoh masyarakat. Juga agar Polres melakukan deteksi dini dengan patroli gabungan.

Khusus untuk Polres Bima Kota agar memperketat pengamanan Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Sape. "Antisipasi masuknya orang-orang dengan niat terselubung, khususnya untuk antisipasi dari kegiatan terorisme,"tegas Kapolda.

Sementara itu, penjagaan ketat di Polres-Polres pun sudah mulai terlihat sejak pukul 09.00 Wita. Pintu masuk dijaga ketat pasukan Dalmas dan Provos. Semua pengunjung ke Mapolres, tanpa terkecuali diperiksa  barang bawaannya.

Sumber: Radio Global FM Lombok

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?