Kiara: Pembangunan PLTU Batang Bukan Sekadar Soal Polusi

Proyek pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah yang tetap berjalan bukan hanya persoalan polusi, tetapi terganggunya kehidupan sosial dan ekonomi di perairan wilayah itu.

NUSANTARA

Selasa, 11 Jun 2013 14:28 WIB

Author

Green Radio

Kiara: Pembangunan PLTU Batang Bukan Sekadar Soal Polusi

Kiara, PLTU Batang, Polusi

KBR68H, Jakarta - Proyek pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah yang tetap berjalan bukan hanya persoalan polusi, tetapi terganggunya kehidupan sosial dan ekonomi di perairan wilayah itu.

“Masyarakat di enam desa di kawasan Batang, Jawa Tengah sebenarnya tidak menolak proyek itu tapI mereka tidak dilibatkan padahal bukan hanya persoalan polusi tetapi persoalan sosial budaya dan ekonomi di kawasan itu,” kata Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Abdul Halim.

PLTU yang akan dibangun pada lahan seluas 700 hektar dengan kapasitas 2.000 mega watt (MW) oleh PT Bimasena Power Indonesia akan mengubah lahan pertanian produktif dan kawasan konservasi perairan laut daerah (KKLD) yang menjadi sumber pangan perikanan masyarakat Batang dan Jawa Tengah.

Nelayan-nelayan terdampak PLTU tersebar di enam desa, yaitu Ponowareng, Karanggeneng, Wonokerso, Ujungnegoro, Sengon (Roban Timur) dan Kedung Segog (Roban Barat). Tak hanya menggusur enam desa, rencana PLTU Batang ini berpotensi mengganggu perekonomian serta keberlanjutan lingkungan hidup di 12 desa sekitar lokasi proyek.

Sumber: Green Radio
Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10