Gusdurian Jombang Kunjungi Pengungsi Syiah di Rusun Sidoarjo

KBR68H, Jakarta - Puluhan santri Pondok Pesantren Tebuireng dan jaringan pengagum Gusdur (Gusdurian) Jombang hari ini mengunjungi pengungsi Syiah di Rusun Argopuro, Sidoarjo, Jawa Timur.

NUSANTARA

Minggu, 30 Jun 2013 13:04 WIB

Author

Danu Mahardika

Gusdurian Jombang Kunjungi Pengungsi Syiah di Rusun Sidoarjo

pengungsi syiah, gusdurian, portalkbr.com

KBR68H, Jakarta - Puluhan santri Pondok Pesantren Tebuireng dan jaringan pengagum Gusdur (Gusdurian) Jombang hari ini mengunjungi pengungsi Syiah di Rusun Argopuro, Sidoarjo, Jawa Timur. (Baca: Warga Syiah Keluhkan Pengamanan di Rusunawa)

Koordinator Gusdurian Jawa Timur Aan Anshori mengatakan, mereka datang dengan membawa bantuan bahan makanan pokok bagi para pengungsi. Kata dia, pihaknya akan terus memantau warga Syiah untuk memastikan kebutuhan pokok mereka tetap terpenuhi.

"Ada kesepakatan ya di tingkat jaringan Gusdurian ini bagaimana kita bisa memaksimalkan dan memastikan ketika pengungsi itu sudah masuk ke Jemundo (Sidoarjo), itu kan dari apsek politis dan cover area Gusdurian lebih dekat disini. Sehingga kita benar-benar ingin memastikan hak para pengungsi itu. Terutama hak dasar mereka terpenuhi sembari terus berdiskusi agar mereka bisa dikembalikan lagi (Ke kampung halaman)," jelas Aan saat dihubungi KBR68H, Minggu (30/6)

Koordinator Gusdurian Jawa Timur Aan Anshori menambahkan, sejumlah relawan Gusdurian juga akan dikirim untuk membantu para pengungsi Syiah di Rusun Sidoarjo. Dirinya juga akan mengupayakan dialog lebih lanjut dengan pemerintah setempat agar pengungsi dapat segera dipulangkan ke kampung halamannya di Sampang, Madura, Jawa Timur.(Baca: Pengungsi Syiah di Sampang Ingin Pulang ke Kampung Halaman)

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun