Bekas Bupati Trenggalek Terseret Kasus Korupsi BPR

KBR68H, Trenggalek - Bekas Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Soeharto diperiksa tim penyidik kejaksaan dalam kasus dugaan korupsi pengambilalihan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bangkit Prima sejahtera

NUSANTARA

Kamis, 20 Jun 2013 08:12 WIB

Author

Adhar Muttaqien

Bekas Bupati Trenggalek Terseret Kasus Korupsi BPR

bupati trenggalek, kasus korupsi, pengambilalihan BPR

KBR68H, Trenggalek - Bekas Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Soeharto diperiksa tim penyidik kejaksaan dalam kasus dugaan korupsi pengambilalihan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bangkit Prima sejahtera. Penyidik Kejaksaan Negeri Trenggalek, Ridwan S Angsar mengatakan, Soeharto diperiksa sebagai saksi terkait proses penganggaran pembelian BPR oleh Pemkab Trenggalek. Namun pemeriksaan itu terhenti di tengah jalan karena yang bersangkutan meminta izin dengan alasan sakit.

"Tadi baru memeriksa beliau (Soeharto), berkaitan dengan proses penganggaran. Tapi baru pertayaan ke-7 kan waktunya sholat, beliau minta izin pulang. Ternyata setelah pulang, SMS katanya minta waktu, makanya kami lanjutkan hari Jumat," kata Ridwan S Angsar.

Ridwan menambahkan, selain bekas Bupati Trenggalek, kejaksaan juga memeriksa tiga saksi lain yakni Surani, Sutris dan salah satu anggota DPRD Trenggalek, Sukono. Hingga kini kejaksaan telah memeriksa sembilan orang saksi. Perkara dugaan korupsi akuisisi BPR Bangkit Prima Sejahtera tersebut terjadi pada tahun 2006 yang lalu.

Kejaksaan menduga dugaan korupsi ini menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah. Kejaksaan telah menetapkan satu tersangka, yakni bekas Asisten II pemkab Trenggalek, Subro Muhsi Samsuri.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kala Berbahasa Indonesia Mesti Diatur dalam Perpres

Kabar Baru Jam 10

Basarnas Jabar Targetkan Nol Persen Kecelakaan Laut Pada 2020