Aher Klaim Tak Terima Duit Fathanah

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menampik tudingan telah menerima duit senilai Rp 450 juta dari terdakwa korupsi pengadaan sapi PKS Ahmad Fathanah seperti disebutkan jaksa penuntut dalam persidangan.

NUSANTARA

Rabu, 26 Jun 2013 20:11 WIB

Author

Arie Nugraha

Aher Klaim Tak Terima Duit Fathanah

ahmad heryawan, ahmad fathanah, korupsi, impor sapi

KBR68H, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menampik tudingan telah menerima duit senilai Rp 450 juta dari terdakwa korupsi pengadaan sapi PKS Ahmad Fathanah seperti disebutkan jaksa penuntut dalam persidangan. Alasannya Heryawan tidak kenal dan tidak pernah bertatap muka langsung dengan Fathanah. Menurut Ahmad Heryawan keterangan kucuran duit dari Fathanah ke dirinya dalam dakwaan dipersidangan kasus korupsi pengadaan sapi itu dianggap bohong.

"Jadi bagusnya saya jadi geli masalahnya. Mau ketawa gitu. Itu kan kebohongan yang luar biasa gitu. Makanya supaya kelihatan benar tidaknya telusuri saja kepada yang bersangkutan, tanya lagi ke bersangkutan. Terus dalam pikiran saya kalau terima duit jangan nyangkut-nyangkut nama orang, kenapa sih gitu," ujarnya di kantor Gubernur Jawa Barat, jalan Dipenogoro, Bandung.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku tidak kenal langsung dengan Fathanah, melainkan diberitahu oleh seseorang dalam suatu pertemuan terbuka beberapa waktu lalu. Heryawan mengaku siap diperiksa KPK dan menjelaskan semuanya. Beberapa hari lalu dalam persidangan kasus korupsi pengadaan sapi, jaksa penuntut umum menyebutkan bahwa duit hasil korupsi dibagikan oleh terdakwa Fathanah ke Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan senilai Rp450 juta untuk dana kampanye Pilgub 2013.

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN