Bagikan:

Paket Bali G20, Menkominfo: Dorong Pemulihan Ekonomi

“Dokumen Bali Package inilah yang nantinya mencerminkan komitmen G20 dalam mencapai pemulihan yang tangguh"

NUSANTARA

Kamis, 19 Mei 2022 06:51 WIB

Author

Ken Fitriani

 Delegasi DEWG G20 berfoto bersama di Hotel Tentrem Yogyakarta, Selasa (17/5/22). (Foto: KBR/Ken)

Delegasi DEWG G20 berfoto bersama di Hotel Tentrem Yogyakarta, Selasa (17/5/22). (Foto: KBR/Ken)

KBR,Yogyakarta-   Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate mengatakan, Rancangan Deklarasi Menteri Digital atau Bali Package yang dibahas dalam Digital Economy Working Group (DEWG) G20 2022 dapat mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

“Dokumen Bali Package inilah yang nantinya mencerminkan komitmen G20 dalam mencapai pemulihan yang tangguh melalui kerja sama untuk transformasi digital yang berdaya dan berkelanjutan,” katanya dalam konferensi pers di Hotel Tentrem Yogyakarta, Rabu (18/5/2022).

Menkominfo mengungkapkan, dokumen itu merupakan hasil lanjutan Pre-Meeting Workshop dan Pertemuan DEWG pertama pada   Maret lalu. Dalam pertemuan itu, delegasi telah berdiskusi dan bertukar informasi mengenai tiga prioritas untuk mewujudkan percepatan transformasi digital global.

“Seluruh masukan tersebut telah kami catat, rangkum dan olah menjadi rancangan deklarasi yang kita perkenalkan sebagai Bali Package,“ ujarnya.

Baca juga:


Menkominfo berharap, pertukaran pandangan atas berbagai praktik keamanan digital yang telah diimplementasikan selama ini berlangsung dengan baik. Bahkan, ia juga mengajak negara yang tergabung dalam G20 untuk berkolaborasi menciptakan pembelajaran bersama terkait keamanan digital.

“Kami juga akan berusaha untuk bertukar pandangan tentang praktik keamanan digital yang ada sebagai faktor utama untuk mendukung keberlanjutan bisnis, memungkinkan business match making dalam Digital Innovation Network G20 dan menunjukkan tonggak transformasi digital masing-masing negara. Kami juga memfasilitasi pembelajaran bersama dan kolaborasi antar anggota G20 melalui Digital Transformation Expo. Jika negara saling bekerja sama, maka dunia akan mampu menghadapi tantangan dinamika ekonomi digital dan mendorong kemajuan transformasi digital di dunia,” ujarnya.

Dalam DEWG ini, ada tiga isu yang dibahas. Ketiga isu tersebut yaitu konektivitas dan pemulihan pasca Covid-19, ketrampilan digital dan literasi digital, serta  Data Free Flow with Trust (DFFT) dan Cross-Border Data Flow (CBDF). 



Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Haruskah Ikut Program Pengungkapan Sukarela?