Bagikan:

Operasi Densus 88 di Merauke, 11 Orang Terduga Teroris Ditangkap

Dari lokasi penangkapan pertama dan kedua ditemukan sejumlah barang bukti.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 31 Mei 2021 12:48 WIB

Operasi Densus 88 di Merauke, 11 Orang Terduga Teroris Ditangkap

Ilustrasi penangkapan terduga teroris. Foto: ANTARA

KBR, Jayapura- Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri bersama Polres Merauke, Papua, kembali menangkap satu orang terduga teroris, Minggu, 30 Mei 2021. Kapolres Merauke, Untung Sangaji mengatakan saat ini total ada 11 terduga teroris yang telah ditangkap di wilayah hukumnya.

Penangkapan satu orang terduga teroris ini hasil pengembangan dari penangkapan sepuluh terduga teroris lain pada Jumat, 28 Mei 2021. Ia mengklaim, rumah ibadah di Kabupaten Merauke diduga menjadi target para terduga. Dari lokasi penangkapan pertama dan kedua ditemukan sejumlah barang bukti.

"Barang bukti semua yang berbahaya untuk masyarakat. Lagi dalam pengembangan yang sisa, mungkin ada. Dari situ kan bisa berkembang. Entah dia dari material atau barang barang berbahaya untuk dia punya kepentingan itu. Kemarin mungkin dong (mereka) mau pi (pergi) tembak tembak di gereja, mau bom, tapi karena kita sudah penuh di gereja," kata Untung Sangaji, Senin (31/5/2021).

Kapolres Merauke, Untung Sangaji mengatakan inisial sepuluh orang terduga teroris yang ditangkap adalah AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP dan IK. Sedangkan untuk seorang terduga yang ditangkap sehari sebelumnya belum dapat disebutkan, sebab Densus 88 Antiteror masih masih melakukan pengembangan kasus.

Polisi juga tak dapat menyampaikan di mana persisnya lokasi penangkapan para terduga teroris itu. Ia berdalih, hal itu merupakan rahasia intelijen. Namun, ia menyebut, kesebelas orang tersebut ditangkap di sekitar empat distrik yang ada di Kabupaten Merauke, yakni Distrik Merauke, Tanah Miring, Kurik dan Jagebob. Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus keberadaan para terduga teroris di wilayah Selatan Papua itu.

Editor: Sindu Dharmawan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

“Konversi Kompor Induksi untuk Tekan Subsidi Elpiji”

HUT RI Ke-77, Nasionalisme dan Prestasi Anak Bangsa

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10