Polda Metro Limpahkan Tersangka Pembunuh EF ke Kejari Tangerang

Polda Mentro Jaya menyerahkan salah satu tersangka pembunuhan terhadap seorang buruh perempuan di Tangerang, RAL (16) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 27 Mei 2016 11:47 WIB

Author

Gilang Ramadhan

Polda Metro Limpahkan Tersangka Pembunuh EF ke Kejari Tangerang

Ilustrasi kejahatan seksual pada perempuan dan anak. Foto: KPAI.go.id

KBR, Jakarta - Polda Mentro Jaya menyerahkan salah satu tersangka pembunuhan terhadap seorang buruh perempuan di Tangerang, RAL (16) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang. Juru bicara Polda Metro Jaya, Awi Setiyono mengatakan, berkas tersangka itu sebelumnya telah dinyatakan lengkap oleh JPU Kejari Tangerang.

"Hari ini kita akan langsung limpahkan tersangka berikut barang bukti ke Kejari Tangerang. Barang bukti mulai dari HP, baju, cangkul, bercak darah di TKP sudah kita siapkan semuanya dan kita limpahkan ke JPU," kata Awi di Polda Metro Jaya, Jumat (27/05/16).

Juru bicara Polda Metro Jaya, Awi Setiyono menjelaskan, berkas perkara dengan nomor BP/397/V/2016/Dit Reskrimum dikirim penyidik Polda Metro Jaya pada 23 Mei 2016 ke Kejari Tangerang dan dinyatakan lengkap pada 24 Mei 2016. Pelaku diancam hukuman seumur hidup.

"Kami bergerak cepat karena pelaku dibawah umur mempunyai masa penahanan yang singkat, 7 hari dan diperpanjang 8 hari jadi total 15 hari," kata Awi.

Sementara itu untuk pelaku pembunuhan lainnya yaitu RA alias Arief (24) dan IH alias Imam (24), kata Awi, karena telah dewasa akan segera menyusul dilimpahkan ke Kejari Tangerang.

Seperti diketahui, jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.40 WIB, Jumat, 13 Mei 2016. Jenazah pertama kali ditemukan tiga teman kerjanya masing-masing bernama Yaya Jaidi, Fitroh dan Eroh.



Editor: Quinawaty Pasaribu 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Perlukah Sertifikasi Pernikahan?

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Seleksi CPNS 2019 Diskriminatif