Kamis Pagi Bangkai Gajah Yani Diautopsi

Yani, satu koleksi satwa di Kebun Binatang Bandung, diketahui mati, Rabu sekitar pukul 18.00 WIB.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 11 Mei 2016 21:50 WIB

Author

Arie Nugraha

Kamis Pagi Bangkai Gajah Yani Diautopsi

Ilustrasi. Gajah di Kebun Binatang. Foto: Antara

KBR, Bandung– Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat menyatakan nekropsi (autopsi untuk binatang) bangkai Gajah Yani yang mati di Kebun Binatang Tamansari Bandung akan dilakukan Kamis pagi. Kepala BKSDA , Sylvana Ratina, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan  penyebab kematian gajah tersebut hingga keluar hasil otopsi.

"Penyebabnya belum kita ketahui karena malam ini atau besok akan dilakukan autopsi. Tadi sempat dilakukan penanganan medis, diberikan makan dan pada Maghrib tadi sudah tidak ada," ujarnya kepada KBR, Bandung, Rabu (11/5).

Sylvana Ratina menambahkan, saat ini pihaknya dengan tim dokter hewan dari berbagai otoritas berwenang serta kebun binatang Taman Safari tengah menunggu peralatan untuk mengevakuasi gajah Sumatera ini.

Dia menambahkan, sebelumnya beberapa bulan lalu otoritasnya telah memberikan bimbingan teknis tentang perawatan dan pemeliharaan satwa di kebun binatang. Namun, tewasnya gajah ini diluar perkiraan.

Yani, satu koleksi satwa di Kebun Binatang Bandung, diketahui mati, Rabu sekitar pukul 18.00 WIB. Gajah Sumatera ini mati setelah kondisinya sempat kritis. Sylvana Ratina mengatakan gajah asal Sumatera ini sudah sakit cukup lama. Kata dia, laporan yang diterima dari tim dokter gajah Yani sudah tak sanggup berdiri. Ini dianggap salah satu ciri bahwa kondisi kesehatan satwa yang dilindungi dunia ini sangat buruk.

"Menurut dokter yang tadi memang cukup tragis karena tidak mungkin sakit itu mulai 3 Mei katanya. Gajah kalau masih duduk mungkin saja sehat, tapi ini sudah rebah. Nah itu kalau sudah begitu, hewan yang sudah rebah kecil kemungkinan (sembuh)," ujarnya.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18