Nusa Tenggara Timur Siapkan 270 Desa Wisata

Penambahan jumlah desa wisata tersebut merupakan komitmen pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi warga desa.

BERITA | NUSANTARA | NUSANTARA

Rabu, 06 Mei 2015 12:21 WIB

Author

Silver Sega

Nusa Tenggara Timur Siapkan 270 Desa Wisata

Wisata Pertanian. (Foto: Antara)

KBR, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menjadikan 270-an desa di daerah itu menjadi desa wisata. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marius Ardu Jelamu mengatakan, saat ini baru sekitar 50-an desa yang tercatat sebagai desa wisata. Menurut dia, desa-desa dengan potensi wisata di setiap kabupaten akan mulai dikembangkan.

"50-an lebih tapi kita mau kembangkan menjadi 274. Kita akan pilih setiap kabupaten desa-desa mana yang layak menjadi desa wisata. Supaya destinasi wisata itu juga beragam. Beragam tidak hanya pariwisata alam, tetapi memang memiliki keunikan-keunikan. Di Manggarai ada Waerebo dengan keunikan arsitektual tuanya. Itukan desa wisata yang potensial dikembangkan. Supaya kita mulai membangun dari desa tidak hanya program-program pengembangkan desa tetapi juga ada desa wisata yang kita bisa unggulkan," kata Marius Ardu Jelamu di Kupang, Rabu (6/5/2015).

Penambahan jumlah desa wisata tersebut merupakan komitmen pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi warga desa.

Kini, pemerintah NTT mulai mendata dan menyeleksi calon desa wisata. Dia mengungkapkan, tahun ini pemerintahnya mengalokasikan dana sekitar Rp2,5 miliar untuk mendukung program tersebut. Dana itu akan disalurkan kepada 50 desa wisata, sehingga setiap desa mendapat dana Rp50 juta.


Editor: Damar Fery

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8