Terjaring Razia di Warnet, Pelajar Akui Bosan Kegiatan Belajar Mengajar

Puluhan pelajar SD hingga SMA yang bolos sekolah terjaring razia gabungan dari Satpol PP Kota Surabaya, TNI dan Polri, Selasa (13/5). Mereka mayoritas diamankan di lokasi game online dan warung internet saat jam belajar masih berlangsung.

NUSANTARA

Selasa, 13 Mei 2014 19:54 WIB

Author

Eko Widodo

Terjaring Razia di Warnet, Pelajar Akui Bosan Kegiatan Belajar Mengajar

Razia di Warnet, Pelajar, Belajar Mengajar

KBR, Surabaya - Puluhan pelajar SD hingga SMA yang bolos sekolah terjaring razia gabungan dari Satpol PP Kota Surabaya, TNI dan Polri, Selasa (13/5). Mereka mayoritas diamankan di lokasi game online dan warung internet saat jam belajar masih berlangsung.

Kepada petugas, mereka mengaku bosan mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah, sehingga ingin mencari hiburan. Saat tepergok, para pelajar berusaha mengelabui petugas dengan cara melepas baju seragam sekolah. Beberapa di antaranya bahkan kedapatan sedang merokok dan lari dari kejaran petugas.

Ketua tim Maria Agustina mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan sekolah untuk membina siswa yang terjaring razia. Siswa-siswa yang terkena razia selanjutnya dikembalikan ke sekolah masing-masing. Para pelajar dilepas dan dikembalikan ke sekolah masing-masing setelah diberikan pengarahan.

Operasi razia pelajar ini digelar setelah mendengar informasi banyaknya pelajar yang berkeliaran di saat jam sekolah. Padahal, seharusnya mereka belajar di sekolahnya masing-masing.

“Pada razia kali ini masih ditemukan anak yang seharusnya berada di sekolah menempati lokasi yang tidak semestinya, fokus kita menyadarkan mereka. Kita akan berkoordinasi dengan para pengelola warnet dan game online untuk memperingatkan mereka, agar tidak menerima anak-anak saat jam sekolah berlangsung, meskipun tidak memakai seragam,” tutur Maria Agustina. 

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat, khususnya sekolah dan orangtua. Mereka menilai operasi ini dapat menekan aksi negatif yang dilakukan pelajar di saat jam sekolah. Sementara itu salah seorang pengelola warnet mengaku sudah sering mengingatkan para pelajar untuk menggunakan internet saat jam sekolah. Namun, pelajar kerap mengabaikan peringatannya.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Penyangkal Iklim dan Bencana Alam

Pesantren Khusus Disabilitas di Banyuwangi

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13