Tawuran Antarperguruan Pencak Silat di Rembang Masih Sering Terjadi

Sejumlah perguruan pencak silat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, masih sering saling serang karena dendam lama. Hal itu rawan memicu kerusuhan meluas karena sampai sekarang belum ada perhatian serius dari pemerintah maupun aparat kepolisian.

NUSANTARA

Selasa, 06 Mei 2014 15:21 WIB

Author

Musyafa

Tawuran Antarperguruan Pencak Silat di Rembang Masih Sering Terjadi

pencak silat, rembang

KBR, Rembang – Sejumlah perguruan pencak silat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, masih sering saling serang karena dendam lama. Hal itu rawan memicu kerusuhan meluas karena sampai sekarang belum ada perhatian serius dari pemerintah maupun aparat kepolisian. 


Sunardi, sesepuh perguruan pencak silat Kera Sakti Rembang mengatakan pihaknya sering mendamaikan anggotanya dengan perguruan lain. Antarelite pengurus sudah sepakat, tapi biasanya tidak diikuti sampai tingkat bawah.


“Bisa bisa melibatkan antar organisasi. Contohnya dulu kami pernah mendamaikan perseteruan di desa Menoro. Antara kedua belah pihak tanda tangan di rumah kepala desa. Setelah itu kenyataannya terjadi konlik lagi,“ ungkap Sunardi. 


Aksi saling serang antarperguruan pencak silat, sebelumnya terjadi di wilayah kecamatan Sedan dan Kragan. Beberapa orang luka luka. Kepala Kepolisian Sektor Kragan, Siswanto mengimbau untuk segera menghentikan pertikaian. 


Editor; Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Didesak Ungkap Jaringan Perdagangan Orang dengan Modus Pernikahan