Bagikan:

Tahun Ini, Pemerintah Saluran Dana Untuk Tekan Kemiskinan

KBR, Balikpapan - Pemerintah akan memberikan dana Rp 20 - Rp 30 miliar ke tiap provinsi pada tahun ini. Dana itu diperuntukkan untuk menekan angka kemiskinan ataupun masalah sosial di daerah.

NUSANTARA

Minggu, 04 Mei 2014 08:54 WIB

Author

Tedy Rumengan

Tahun Ini, Pemerintah Saluran Dana Untuk Tekan Kemiskinan

dana kemiskinan, provinsi, mensos



KBR, Balikpapan - Pemerintah akan memberikan dana Rp 20 - Rp 30 miliar ke tiap  provinsi pada tahun ini. Dana itu diperuntukkan untuk menekan angka kemiskinan ataupun masalah sosial di daerah. Menteri Sosial Salim Assegaf mengatakan, dana itu akan disalurkan melalui berbagai program pengentasan kemiskinan di daerah. Sasaran penerima dana itu antara lain, para lansia yang terlantar dan penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus.

"Kalau kementerian Soasial kan setiap tahun dana dekonsentralisasi kita kirim ke semua provinsi, sekitar Rp 600 hingga Rp 700 miliar itu ke seluruh provinsi, ada yang Rp 20 miliar, ada yang Rp 30 miliar, ada itu dana. Angka Rp 600 hingga Rp 700 miliar itu setiap tahun. Itu seluruh provinsi untuk program-program social, seperti apa kan didaerah ada lansia yang terlantar, ada penyandang disabilitas, cacat berat, itu kan dapat jaminan social bulanannya kan," kata Salim Asegaf, Sabtu (3/5)

Menteri Sosial Salim Asegaf mengakui, dana Rp 700 miliar yang disediakan tersebut masih kecil. Namun, nantinya masing-masing pemerintah daerah juga akan menyediakan dana untuk program pengentasan kemiskinan tersebut. Selain daerah, lintas kementerian juga memiliki dana pengentasan kemiskinan dan masalah sosial yang mencapai puluhan tiliun rupiah. (Baca: Kemiskinan di Balikpapan Didominasi Para Pendatang)

Editor: Nanda Hidayat

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Mengkritik Klaim Pemberantasan Korupsi di Era Jokowi

Most Popular / Trending