Siswa Tak Lulus UN di Banyuwangi Bertambah

KBR, Banyuwangi - Jumlah ketidaklulusan ujian nasional tahun 2014 tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, naik. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan setempat ada 3 siswa dari 16 ribu siswa peserta UN dinyatakan tidak lulus. Sedangkan tah

NUSANTARA

Selasa, 20 Mei 2014 11:35 WIB

Author

Hermawan

Siswa Tak Lulus UN di Banyuwangi Bertambah

UN, banyuwangi

KBR, Banyuwangi - Jumlah ketidaklulusan ujian nasional tahun 2014 tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, naik. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan setempat ada 3 siswa dari 16 ribu siswa peserta UN dinyatakan tidak lulus. Sedangkan tahun lalu angka ketidak lulusan nol.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Dwi Yanto mengakui naiknya angka ketidak lulusan UN di Banyuwangi tahun ini. Kata dia, faktor naiknya angka ketidak lulusan  UN ini karena kesulitan mengejakan soal ujian.

Karena dalam UN kali ini dimasukan lembar soal prediktif yang akan digunakan masuk ke perguruan tinggi. Namun demikian angka kelulusan yang mencapai 99,98 persen diniali cukup tinggi.

"SMK Negeri seratus persen, SMK swasta 1 siswa, SMA swasta 2 siswa jurusan IPS. Dari sisi kelulusan tahun kemarin SMA 100 persen tapi diingat bahwa soal yang disusun tahun ini ada tingkat kesulitan yang lebih meningkat. Karena satu bukan hanya soal evaluative saja tetapi ada soal prediktif yang akan digunakn untguk masuk ke perguruan tinggi,” kata Dwi Anto (20/5).

Dwi Yanto menambahkan, bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus dalam ujian nasional akan diberikan dua pilihan alternatif. Yaitu siswa bisa mengulang kembali ikut ujian tahun depan, atau bisa mengikuti ujian kejar paket C yang akan dilaksanakan Dinas Pendidikan dalam waktu dekat ini.

Pada tahun 20014 ini sebanyak 16 ribu lebih siswa tingkat SMA, SMK dan MA di Banyuwangi telah mengikuti ujian nasional yang dilaksanakan pada  14-16 April kemarin.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 15

Menguasai Manajemen Amarah

Kabar Baru Jam 7

Wacana Jokowi Presiden 3 Periode