Pemerintah Kucurkan Dana Rp. 800 Milyar Untuk Transjakarta

KBR - Pemerintah DKI Jakarta akan mengucurkan dana Rp. 800 miliar rupiah kepada PT Transjakarta.

NUSANTARA

Rabu, 21 Mei 2014 20:23 WIB

Author

Ninik Yuniati

Pemerintah Kucurkan Dana Rp. 800 Milyar Untuk Transjakarta

transjakarta, bus, dana

KBR, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta akan mengucurkan dana Rp. 800 miliar rupiah kepada PT. Transjakarta. Dana ini merupakan dana kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan publik.

Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dengan dana tersebut, PT Transjakarta bisa memberikan subsidi harga tiket kepada para penumpang.

Tiket yang seharusnya seharga Rp. 6 ribu rupiah bisa disubsidi menjadi 3500 rupiah.

Hal ini dilakukan untuk menarik minat penumpang sekaligus agar tidak merugikan pihak operator bus.

Basuki Tjahaja Purnama menambahkan, nantinya seluruh bus akan berada di bawah manajemen PT Transjakarta, termasuk bus sedang kopami dan kopaja.

"Nanti bus-bus wisata tingkat yang gratis kita ingin operasikan lewat Transjakarta juga. Kita siapin uang,  intinya kita yakin habiskan Rp. 1-3 Trilyun untuk transportasi umum  asal masyarakat Jakarta tidak macet, lebih nyaman, lebih aman. Toh nanti uangnya juga akan balik lagi dari pajak pembangunan, pajak hotel dan restoran" kata Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota (21/5).

Sementara untuk pengadaan armada akan diserahkan kepada PT Transjakarta maupun para operator swasta. PT Transjakarta bisa memanfaatkan dana penyertaan modal pemerintah Rp. 350 miliar rupiah untuk membeli bus baru.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Program Restrukturisasi Jiwasraya

Kabar Baru Jam 8

Kapan Kekebalan Terbentuk Usai Vaksinasi Covid-19?

Kabar Baru Jam 10